oleh

Kejam! Hewan Hidup dalam Gantungan Kunci Jadi Tren di Tiongkok

Aneka gantungan kunci berisi hewan hidup.(thedodo.com)
Aneka gantungan kunci berisi hewan hidup.(thedodo.com)

Kabar6-Menjual berbagai souvenir unik di berbagai kawasan wisata merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian para turis yang sedang melancong.

Namun apa yang dilakukan di Tiongkok sepertinya tergolong mengkhawatirkan bahkan tergolong sadis. Demi menjual souvenir yang benar-benar berbeda, mereka membuat sebuah gantungan kunci berupa kantong plastik berisi hewan yang masih hidup.

Keruan saja hal ini menjadi perbincangan ramai di dunia maya. Sebagian orang menyebutnya sebagai sebuah tindakan sadis terhadap hewan. Dikutip dari Boombastis, gantungan kunci yang diklaim sebagai The Lucky Chain atau gantungan kunci pembawa keberuntungan tersebut dijual sekira Rp10 ribu hingga Rp20 ribu.

Anda tinggal memilih isi gantungan misalnya bayi kura-kura, bayi kadal atau bahkan ikan kecil. Kesemuanya dalam kondisi hidup. Air yang terdapat dalam kantong itu, menurut para penjual, telah diisi dengan oksigen dan nutrisi khusus yang membuat hewan di dalamnya bisa bertahan hidup selama kira-kira dua bulan. Tapi pada kenyataannya, hewan-hewan malang itu akan mati dalam dua atau tiga hari.

Kura-kura hidup.(thedodo.com)
Kura-kura hidup.(thedodo.com)

Banyak aktivis pecinta hewan yang menyatakan keprihatinan mereka atas fenomena ini. Hewan-hewan disiksa untuk menarik perhatian para turis. Tidak sedikit petisi online yang diselenggarakan untuk menentang penjualan gantungan kunci ini. Petisi tersebut telah ditandatangani oleh ratusan ribu orang.

Meski banyak yang diprotes, banyak orang yang menyukai gantungan kunci tersebut. Dikatakan, gantungan kunci dengan hewan hidup di dalamnya membuat sebuah kesan eksotis sekaligus simbolkan sesuatu. Misalnya, kura-kura adalah simbol umur yang panjang. Sementara ikan mas koki sebagai simbol keberuntungan.

David Neale, direktur organisasi pemerhati hewan, Animals Asia, mengatakan bahwa produk ini juga memiliki efek berbahaya untuk manusia. Dikatakan david dalam sebuah wawancara dengan CNN, manusia harus berhati-hati kontak langsung dengan hewan dalam gantungan kunci tersebut, karena memiliki risiko terhadap kesehatan.

Sebagai contoh, jika Anda menyentuh langsung kura-kura dalam gantungan tersebut, maka bisa saja terjangkit bakteri salmonella. Apalagi, bayi kura-kura memiliki cangkang yang masih lembut yang berpotensi menularkan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit serius.

Para aktivis pemerhati hewan sudah melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah Tiongkok atas kasus ini. Sayangnya, penanganan dari pemerintah tampaknya lambat. ** Baca juga: Mengagumkan, Sebuah Rumah di Pinggir Danau New York Berselimutkan Es

Tindakan yang sungguh memprihatikan sekaligus mengancam kelangsungan hidup hewan malang tersebut.(ilj/bbs)

Berita Terbaru