oleh

Kecelakaan Maut Apartemen Green Lake, 4 Saksi Diperiksa

Kabar6-Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Hermawan, mengatakan, pihaknya secara maraton mulai melakukan penyelidikan pascakecelakaan kerja di proyek pembangunan apartemen Green Lake View, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang menewaskan tiga orang pekerja .

“Sudah ada empat orang yang diperiksa sebagai saksi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar (AKBP)  Hermawan, saat dihubungi kabar6.com, Senin (14/1/2013).

Ia menjelaskan, keempat saksi tersebut antara lain HS dan HA asal PT DKM serta BS dan Agung dari PT KN. Menurut Hermawan, penyidikan tak cukup hanya sampai di situ.

Pihaknya juga akan memanggil sejumlah saksi lainnya untuk membuktikan apakah dalam kecelakaan tersebut ada unsur pelanggaran hukum.

Masih menurut Hermawan, guna memperlancar proses penyelidikan proses pembangunan gedung apartemen dihentikan sementara.

Garis polisi (police line) dipasang di tower B yang menjadi lokasi kecelakaan kerja. Tim Puslabfor Mabes Polri juga akan didatangkan karena dalam peristiwa menggenaskan tersebut merenggut nyawa tiga orang dan satu korban luka.

“Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka karena kita masih terus sidik apakah ada unsur kelalaian manusia dalam kecelakaan ini,” terangnya.

Ketiga pekerja yang tewas yakni Jalil (45 tahun) selaku ketua tim cheking, Leman (50 tahun) dan Yoto (30 tahun) saat ini, lanjut Hermawan, masih berada di RS Fatmawati. Petugas masih menunggu seluruh jenazah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan di kampung halamannya masing-masing.
“Satu orang korban yang luka (Wanto, 25 tahun) sekarang dirawat di Rumah Sakit Sari (Ciputat). Lukanya dibagian kepala karena terkena benturan besi,” lanjut Hermawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang pekerja tewas dan satu luka-luka saat kejadian sedang mengerjakan proyek di apartemen yang terletak di jalan Dewi Sartika RT 02/09 Kelurahan Ciputat, Tangsel.

Sejumlah pewarta belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak pengelola apartemen karena hingga berita ini diturunkan akses pintu masuk ditutup.(yud)

Berita Terbaru