oleh

Kata Dinsos Lebak dan bjb soal Warga Antre Berdesakan Ambil BLT BBM

Kabar6-Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak Eka Dharmana Putra menyebut, antrean warga sambil berdesakan hingga sejumlah orang pingsan saat penyaluran BLT BBM karena masyarakat yang tidak mau bersabar.

“Itu kan antusias masyarakat tinggi, masyarakat kurang bersabar tidak mau antre padahal sudah dijadwal per jam masing-masing kecamatan dan dibuatkan kupon,” kata Eka kepada Kabar6.com, usai pelantikan 10 pejabat Eselon II di Pendopo Bupati Lebak, Senin (5/12/2022).

Kata Eka, ia meminta kepada bank bjb selaku untuk segera menyalurkan BLT tersebut kepada masyarakat. Atas permintaan itu, bjb menyalurkan secara sekaligus di 4 titik lokasi.

“Karena bjb kekurangan tenaga dan sarana minta bantuan ke kita. Kalau masyarakat antre dan bersabar, di Cipanas enggak ada masalah. Kalau yang di Malingping dan Rangkas itu karena ingin buru-buru pengen segera dapat,” sebut Eka.

Eka mengatakan, jadwal penyaluran bantuan Rp600 ribu (4 bulan) kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM) dibuat oleh bank bjb.

“Ada kesanggupan makanya kita MoU dengan bjb, karena uangnya kan APBD kabupaten di bjb, sehingga jadwal tergantung mereka karena kewenangan SOP penyaluran di perbankan,” jelas Eka.

**Baca juga:Unjuk Rasa di Lebak Ricuh, Mahasiswa Tuntut Pemkab Tuntaskan Visi Misi

“Kalau ke depan ada program seperti ini lagi pasti kami evaluasi agar lebih baik lagi,” tambah dia.

Terpisah Manajer Operasional bank bjb kantor cabang Rangkasbitung Rina Triana mengaku, sudah sangat maksimal menurunkan petugas untuk kelancaran penyaluran BLT. Hanya Rina menyayangkan masyarakat yang sulit diatur.

“Sebenarnya dengan 50 pegawai yang kami turunkan udah cukup. Tapi masyarakatnya enggak mau diatur tertib antre, pengennya berkerumun jadi enggak kebendung. Belum lagi 1 penerima yang datang 2 orang jadi kelihatannya banyak, kalau saja masyarakat mau mendengar instruksi untuk tertib antrean bisa lebih cepat selesainya,” papar Rina.(Nda)

Print Friendly, PDF & Email