oleh

Kalangan DPRD Juga Cibir Karaoke FM3

Kabar6-Kecaman dari berbagai kalangan terhadap pengelola karaoke FM3 Transit Hotel, dibilangan Warung Mangga, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, terus bergulir.

Hal itu menyusul ditangkapnya Sp (49), staf Dinas Cipta Karya Kabupaten Tangerang, yang kedapatan membawa dan positif menggunakan narkotika jenis sabu, di tempat hiburan malam itu beberapa waktu lalu.

Kali ini, kritikan pedas datang dari DPRD Kota Tangerang. Kalangan dewan menilai bahwa sanksi berupa pencabutan izin operasional paling tepat, apabila terbukti ada keterkaitan pengelola dalam peredaran narkotika dilokasi itu.

“Saya setuju kalau pihak pengelolanya di panggil oleh dinas terkait. Mereka harus mengkaji lagi keberadaan tempat hiburan, mana tempat yang disinyalir menjadi ajang maksiat atau penyalah gunaan narkoba, harus ditindak tegas. Karena itu sudah menyalahi aturan,” ujar Gatot Wibowo, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Kamis (03/4/2014).

Politisi asal PDI Perjuangan itu mengaku resah atas peristiwa tersebut. Pasalnya, sebagai seorang warga, dirinya berkewajiban juga menjaga keamanan lingkungannya.

“Saya adalah warga Kelurahan Panunggangan, yang tak jauh dari Karaoke FM3. Dan, saya sangat menyayangkan, bisa terjadi penyalahgunaan narkoba dilingkungan saya tinggal,” imbuhnya.

Intinya, kata dia, secara prinsip ini harus ditindak lanjuti oleh smua pihak yang terkait. **Baca juga: Pasca Ditemukan Sabu, Disporbudpar Panggil Pengelola FM3.

“Jangan sampai kasus serupa terjadi di tempat lainnya. Dan harus ada efek jera yang diberikan oleh pemkot, bagi pengelola hiburan, agar hal ini tidak sampai terulang lagi,” tegasnya. **Baca juga: MUI Minta Hiburan Malam Berbasis Narkoba Ditutup.

Sementara itu, Imron (36), warga yang tinggal di sekitar lokasi FM3 mengaku, telah lama sekali sebenarnya mengkhawatirkan segala kegiatan yang ada didalam lokasi itu. **Baca juga: Konsumsi Sabu, SP Terancam 4 Tahun Penjara.

“Kita mah sudah lama banget khawatir. Cuma mau gimana lagi, warga mah cuma bisa diem saja lah. Ga mau ikut-ikutan,” katanya.(ges)

Berita Terbaru