oleh

Kader PDIP & Aktivis Buruh Tuding Rano Tak Becus Pimpin Banten

Kabar6-Suhu politik di Provinsi Banten, mulai memanas. Hal ini, seiring dengan akan dilantiknya Rano Karno menjadi Gubernur Banten definitif.

 

Beragam kritik pedas pun bermunculan menyikapi kinerja Rano Karno selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten.

 

Bahkan, kritik miring juga disuarakan oleh kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan sejumlah aktivis buruh di Tangerang.

 

Mereka menuding bila pemeran utama sinetron “Si Doel Anak Sekolahan” tersebut, gagal selama memimpin di Tanah Jawara.

 

“Setuju, karena kurang maksimal kinerjanya (Rano Karno),” ungkap Agus, salah satu kader partai moncong putih Kabupaten Tangerang, kepada kabar6.com, Senin (3/8/2015).

 

Agus menyebut bila Rano Karno tak layak dan tak becus memimpin Banten. Untuk itu, pihaknya menolak Bang Doel, sapaan akrab aktor kawakan di era 80-an ini untuk jadi Gubernur definitif.

 

“Kira-kira begitu. Takutnya, bersinetron doang,” katanya.

 

Senada dikemukakan Edi Jayadi, salah satu aktivis buruh di Tangerang. Pihaknya juga menolak keras Rano dilantik menjadi Gubernur Banten definitif.

 

Sebab, dia telah gagal membangun Banten. Terbukti dengan masih banyaknya jalan rusak, serta masih tingginya angka kemiskinan daan pengangguran di daerah tersebut.

 

“Saya melihat Rano Karno, gagal membangun dan menyehaterakan masyarakat Banten. Jadi, untuk apa lagi dia dilantik jadi Gubernur definitif. Jabatan Pelaksana tugas (Plt) itu sudah cukup buat dia,” uajrnya.

 

Lebih miris lagi, kata Edi, Banten ini benar- benar tidak diurus oleh Rano. Faktanya, jalan menuju ke arah perkantoran Pemerintah Provinsi  Banten, saat ini kondisinya rusak parah. Padahal, di sana berdiri gedung megah dan mewah.

 

“Dinasti Atut sudah runtuh. Sekarang, malah Rano Karno mulai bangun dinasti baru, karena dia membawa pengusaha-pengusaha dari luar daerah untuk mengerjakan proyek-proyek di Pemprov Banten,” tandasnya.

 

Diketahui, hari ini juga muncul spanduk bertuliskan penolakan Rano Karno untuk menjadi Gubernur Banten definitif.

 

Dalam spanduk berwarna latar merah lengkap dengan gambar wajah Rano Karno itu, tertulis ‎bila Rano Karno tidak layak memimpin Banten, karena dia tidak bisa kerja. Tahun depan pasti Banten disclaimer lagi.

 

Selain itu, dalam spanduk juga tertulis seruan, PDI-P yes!!! Rano, Nooo!!!. ** Baca juga: DPRD Tangerang Sindir Kinerja Disnakertrans

 

“Spanduknya sih, sudah terpasang sejak tadi pagi, tapi enggak tau siapa yang pasang,” ungkap Tahsin, salah seorang petugas kebersihan di lingkungan Puspemkab Tangerang. (shy/din)

Berita Terbaru