oleh

Jelang Pilpres, BKPP Tangsel: Foto Bareng Mengepal Saja

Kabar6-Simbol tangan seringkali diidentikan dengan dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu. Hal itu telah menuai masalah dan terjadi saat sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ikut sesi foto bersama.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi mengimbau kepada semua pegawai pemerintahan tanpa terkecuali. Diingatkannya, saat foto bareng jari tangan jangan menunjukan simbol-simbol tertentu yang dikhawatirkan kembali menjadi persoalan.

“Untuk sekarang dan seterusnya, kalau lagi foto bareng mah tangan begini saja. Mengepal,” katanya kepada wartawan ditemui di Puspemkot Tangsel, Jalan Raya Maruga Nomor 1, Serua, Kecamatan Ciputat, Selasa (16/1/2019).

Apendi mengakui, di tahun politik seperti sekarang ini gestur jari tangan bisa diartikan mendukung paslon tertentu. Entah menunjukan jempol atau ibu jari serta kedua-duanya.

Oleh karenanya, ia lanjutkan, semua Aparatur Sipil Negara di Pemkot Tangsel diharapkan dapat mematuhi imbauan tersebut. Birokrat mesti bisa menjaga sikap karena netralitas serta larangan terlibat dalam politik praktis telah diatur dalam undang-undang.

“Daripada jadi salah penafsiran, lebih baik mengepal aja. Karena sekarang kan situasinya seperti ini,” ujar Apendi sambil mempraktekan tangan mengepal di depan dada.**Baca Juga: Penegak Hukum Diminta Tegas Tangani Dugaan Penyimpangan Lahan Tol Kunciran-Bandara Soetta.

Persoalan menunjukan simbol tangan saat foto bareng dialami oleh sekelompok pegawai honorer Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel. Foto bareng usai peluncuran unit kendaraan pemadam kebakaran ukuran jumbo itu sampai viral di media sosial.(yud)

Berita Terbaru