oleh

Jaringan Penerbit Surat Rapid dan Swab Palsu di Bandara Soetta

Kabar6-Polisi menyamar sebagai penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Penyelidikan dilakukan karena terendus maraknya surat hasil rapid tes dan swab palsu, dan akhirnya berhasil dibongkar melibatkan orang dalam.

“Awalnya satu pelaku ditangkap di area Terminal 2,” ungkap Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian Syaputra saat gelar perkara, Senin kemarin.

Dijelaskan, polisi pun melakukan pengembangan. Berdasarkan keterangan terduga pelaku mengarah kepada pihak yang punya otoritas menerbitkan surat rapid dan tes di Bandara Soetta.

Adi sebutkan, tersangka berinisial DS alias O yang merupakan mantan relawan validasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta. Ia menjadi oknum yang membuat surat keterangan negatif Covid-19.

Kemudian, tersangka lain berinisial AA dan YS yang bekerja sebagai relawan validasi KKP Bandara Soekarno Hatta. Penyidik juga menangkap beberapa pegawai fasilitas rapid tes Kimia Farma di Terminal 2 berinisial U alias B dan karyawan fasilitas kesehatan Farma Lab di Terminal 3 berinisial SB.

“Tersangka U alias B berperan sebagai orang yang memiliki soft copy surat keterangan hasil negatif swab PCR dalam bentuk PDF yang dikirimkan, digunakan dan dicetak oleh terduga pelaku atas nama dengan inisial DS,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan terduga pelaku yang bekerja sebagai security area parkir Terminal 3 berinisial U. Dia bertugas mengantarkan surat hasil negatif swab dengan keuntungan Rp 50 ribu per surat.

“Dilakukan sudah 10 kali, antara tanggal 29 Desember 2020 sampai Januari 2021,” ujar Adi.

**Baca juga: Harga Daging Mahal RPH Sapi Setop Aktivitas

Selain itu, penjualan surat palsu tersebut juga dilakukan oleh karyawan protokol sipil instansi pertahanan berinisial IS dan pemilik restoran Konro di wilayah Kelapa Gading.

Ia turut menggunakan surat palsu tersebut sebanyak 13 kali untuk keperluan pribadi. “Ada pula pegawai dari maskapai Lion Air,” sebut Adi.(yud)

Berita Terbaru