Januari-Maret 2016, DBD Serang 15 Warga Merak

Ilustrasi (bbs)

Kabar6-Sepanjang Januari-Maret 2016, penyakit demam berdarah dengue (DBD) telah menyerang setidaknya 15 warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Sebanyak tujuh orang diantaranya, terserang DBD pada Maret 2016.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Pulomerak, dr Faisal menuturkan, tingginya angka peningkatan DBD dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kejadian luar biasa untuk kasus DBD di wilayah Merak.

“Kita khawatir bakal jadi KLB. Apalagi kalau sampai lebih banyak dari kasus DBD tahun lalu yang mencapai 45 kasus dalam kurun setahun,” kata Faisal di ruang kerjanya, Kamis (17/03/16). **Baca juga: Kapal Queen of Netherland Mulai “Keruk” Pulo Tunda.

Faisal mengatakan, upaya sosialisasi aksi 3M (menguras bak mandi, mengubur barang bekas, dan menutup penampungan air) serta fogging belum efektif menekan angka DBD. Menurut dia, pemerintah perlu turun tangan memberikan bantuan bubuk abate. **Baca juga: Tahun Ini Dua Kawasan Bisnis Mesum di Tangsel Dibongkar.

“Ini juga berbasis dari kondisi lingkungan, termasuk kolam rumah warga. Paling nanti kami upayakan pembagian bubuk abate, yang bisa tahan sampai tiga bulan,” ujarnya.(sus)