oleh

Januari-Agustus, 16 Buruh Tewas di Serang

Kabar6-Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang mengungkapkan, angka kecelakaan kerja di wilayah Serang sangat tinggi. Sejak Januari-Agustus 2013, jumlah kecelakaan kerja tercatat mencapai 1.402 kali dengan korban meninggal sebanyak 16 orang.

“Di antara 1.402 orang yang mengalami kecelakaan, 16 orang meninggal, yakni satu orang karena sakit, satu orang terjepit mesin, dan 14 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas,” kata Sugi Hardono, Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan, Disnakertrans Kabupaten Serang, Minggu (25/8/2013).

Ia merinci, kasus kecelakaan kerja paling banyak terjadi di kawasan industri Serang bagian timur. Berikutnya Serang bagian utara atau kawasan industri yang berdekatan dengan Kota Cilegon.

“Dalam satu hari, terjadi 6-7 kali laporan kecelakaan kerja yang dialami buruh. Penyebabnya karena kondisi kerja yang tidak baik dan karena kesalahan manusia atau human error,” kata Sugi.

Dijelaskan, buruh yang luka-luka terjadi karena terjepit mesin lift, alat angkat (forklip), perkakas kerja, tersengat listrik, terkena bahan kimia, terkena bahan mudah terbakar serta kecelakaan saat pulang atau berangkat kerja dan saat mengantarkan barang milik perusahaan.

“Untuk meminimalisasi jumlah kecelakaan kerja, selain melakukan pembinaan keselamatan dan kesehataan kerja, kami juga minta agar perusahaan memberikan pelatihan tentang cara menjalankan alat atau mesin, sehingga sehat dan aman bagi karyawannya,” ujarnya.(bbs/jus)

Berita Terbaru