oleh

Jangan Sembarangan Santap 9 Jenis Makanan Ini dalam Kondisi Mentah (Bagian 2)

Kabar6-Sebagian makanan memang lebih lezat dikonsumsi mentah. Namun di sisi lain, beberapa makanan justru harus dihindari disantap dalam kondisi mentah. Nah, berikut adalah jenis makanan lain yang jangan disantap mentah:

6. Kecambah
Jika dikonsumsi mentah, kecambah alfalfa dan lobak dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E coli, Salmonella, dan Listeria. Kondisi ini tak lepas dari habitat kecambah yang hangat dan lembap, tempat bakteri-bakteri tersebut tumbuh subur. Jadi pastikan memasak kecambah sebelum dimakan.

7. Almond pahit
Terdapat dua jenis kacang almond yaitu manis dan pahit. Sebenarnya almond pahit masih satu varietas dengan almond manis, namun mengandung asam hidrosianat yang merupakan campuran berbahaya dari sianida hidrogen dan air.

Menurut The Spruce, hanya dibutuhkan sekira 70 kacang almond mentah untuk membunuh orang dewasa. Namun jenis almond ini sangat aman untuk disantap bila sudah dimasak.

8. Tepung terigu
Ada orang yang memang gemar menyantap tepung terigu mentah, yang dalam dunia medis disebut sebagai amylophagia, yaitu gangguan makan yang senang mengasup tepung terigu mentah.

Dalam beberapa tahun terakhir, FDA dan Centers for Disease Control and Prevention mengidentifikasi tepung terigu mentah berisiko bagi kesehatan. Mulai dari pengolahan hingga ke supermarket, kemungkinan tepung bersentuhan dengan patogen seperti E coli sangat besar sehingga perlu untuk dimasak lebih dulu sebelum disantap.

9. Terong
Sama seperti kentang mentah, terong mentah juga memiliki kandungan yang sama beracun yaitu solanine. Kandungan solanine paling besar berada pada terong muda atau terong yang dipanen dini. Jika mengonsumsi dalam jumlah banyak, Anda akan mengalami efek gastrointestinal dari keracunan solanin. ** Baca juga: Jangan Sembarangan Santap 9 Jenis Makanan Ini dalam Kondisi Mentah (Bagian 1)

Jadi pastikan apakah makanan yang akan Anda santap bisa dikonsumsi dalam kondisi mentah atau tidak agar terhindar dari hal-hal membahayakan kesehatan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru