oleh

Jadi Vegetarian Bikin Tubuh Lebih Sehat?

Kabar6-Para vegetarian biasanya memang memiliki kadar kolesterol total dan LDL yang lebih rendah, memiliki tekanan darah yang lebih rendah, dan memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah (lebih kurus).

Ketiga hal ini memang telah diketahui berhubungan dengan panjang umur dan penurunan risiko terjadinya berbagai jenis penyakit kronik. Namun hingga saat ini para ahli belum memiliki cukup data untuk menemukan apa sebenarnya pengaruh diet vegetarian terhadap kesehatan jangka panjang seseorang.

Hal ini karena para ahli masih mempertimbangkan berbagai kebiasaan baik lain yang biasanya juga dilakukan oleh seorang vegetarian seperti tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman berlakohol secara berlebihan, dan berolahraga secara teratur. Melansir Health, berikut beberapa hal yang berhasil ditemukan para ahli perihal hubungan antara diet vegetarian dan beberapa jenis gangguan kesehatan.

1. Penyakit jantung
Ada beberapa bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa menjadi seorang vegetarian dapat menurunkan risiko terjadinya gangguan jantung seperti serangan jantung dan kematian akibat berbagai gangguan jantung.

Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang vegetarian memiliki risiko yang lebih rendah (25 persen lebih rendah) untuk mengalami kematian akibat gangguan jantung.

2. Kanker
Sejumlah besar penelitian menemukan bahwa mengonsumsi banyak buah dan sayuran dapat menurunkan risiko terjadinya beberapa jenis kanker. Selain itu, para ahli juga telah menemukan bukti, seorang vegetarian memiliki risiko yang lebih rendah untuk menderita kanker dibandingkan dengan orang yang bukan vegetarian, meskipun perbedaannya tidak terlalu besar.

3. Diabetes Tipe 2
Berbagai penelitian telah menemukan, mengonsumsi lebih banyak sayuran dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2, yaitu hingga setengahnya.

4. Kesehatan tulang
Beberapa orang wanita enggan menjadi seorang vegetarian, terutama tipe vegetarian yang sama sekali tidak mengonsumsi susu dan produknya, karena mereka takut terkena osteoporosis. Bila demikian, Anda mungkin dapat menjadi seorang lakto-ovo vegetarian. Vegetarian tipe ini masih mengonsumsi telur dan susu, tetapi tidak mengonsumsi daging.

Hal yang perlu diingat, seorang vegetarian khususnya seorang vegan (hanya mengonsumsi buah dan sayuran), memang berisiko untuk mengalami kekurangan vitamin D dan vitamin K, yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tulang. ** Baca juga: Hal Tepat yang Sebaiknya Dilakukan untuk Si ‘Tubuh Apel’

Meskipun sejumlah sayuran berdaun hijau juga mengandung vitamin K, seorang vegan juga perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan dan minuman yang telah diperkaya oleh vitamin D dan K seperti susu kacang, susu beras, jus jeruk organik, dan sereal sarapan pagi. Seorang vegan juga dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D2.(ilj/bbs)

Berita Terbaru