oleh

Jadi Narasumber, Walikota Ajak Komunitas Rebranding Kota

Kabar6-Kota Tangerang telah lama dikenal sebagai Kota Industri, yang menjadikan Kota Tangerang dicap sebagai kota yang panas dan padat penduduknya.

Namun seiring dengan usaha Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menjadikan kota yang layak dikunjungi melalui konsep Tangerang Live, Kota Tangerang terus berbenah dengan memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki mulai dari makanan khas Kota Tangerang, Ruang Publik yang nyaman sampai tempat-tempat yang mempunyai nilai sejarah tinggi seperti Masjid Kali Pasir dan Klenteng Boen Tek Bio.

Hal itu tidak terlepas dari sosok Wali Kota, H. Arief R. Wismansyah yang kreatif  membuat berbagai gebrakan unik untuk Kota Tangerang dan aktif mempromosikanya via media sosial maupun ketika diundang menjadi narasumber.

Sehingga masyarakat kota ini juga terpancing untuk ikutan ‘menjual’ kota mereka ke halayak ramai lewat media sosial maupun media lain secara sukarela.

Seperti ketika Wali Kota menjadi pembicara dalam Acara Pembinaan dan Pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (6/12/2015).

Dalam arahannya Wali Kota menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kota Tangerang. Dan, jika ada yang bilang Kota Bandung dibuat ketika Tuhan tersenyum, maka kalau Kota Tangerang dibuat ketika Tuhan lagi bersyukur.

“Karena di Kota Tangerang, masyarakatnya kalau mau pergi kemana-mana gampang tinggal naik pesawat sudah nyampe ditujuan, tapi kalau Bandung mau keluar negeri harus ke Tangerang dulu,” kelakar Wali Kota yang langsung disambut tepuk tangan meriah ratusan peserta pembinaan yang berasal dari berbagai komunitas yang ada di Kota Tangerang.

“Makanya kalian harus bangga menjadi warga Kota Tangerang,” imbuhnya.

Walikota juga menantang para anggota komunitas yang didominasi generasi muda tersebut untuk terus berkreasi menciptakan karya yang bisa dinikmati oleh semua orang sambil memperkenalkan Kota Tangerang.

“Biar Kota Tangerang tidak lagi dikenal sebagai Kota Penjara karena banyaknya LP. Biar orang lain juga tahu kalau anak-anak muda Tangerang enggak kalah cakep kreatifitasnya,” terangnya.(ADV)

Berita Terbaru