Ini Pola Pengamanan Aparat Redam Tawuran di Tangsel

kabar6.com
Kapolsek Pamulang dan Kadindikbud Tangsel menemui ayah Pauzan.(yud)

Kabar6-Aparat keamanan TNI/Polri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerapkan skema pengamanan tertutup untuk mengantisipasi aksi balasan antarpelajar. Pola itu diterapkan setelah aksi tawuran antarkelompok pelajar merenggut korban jiwa.

Kapolsek Pamulang, Komisaris Endang Sukmawijaya mengatakan, tadi pagi langsung menggelar apel gelar pasukan. Ia menyebar anak buahnya untuk siaga di titik-titik konsentrasi kumpulan pelajar.

“Mulai dari keluar sekolah kami buntutin. Anggota lainnya juga sudah siaga,” katanya di rumah duka Ahmad Pauzan, Desa Pedurenan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Rabu (8/8/2018).

“Kami juga menskat wilayah perbatasan Pamulang dan Cisauk, agar ketika ada kumpulan pelajar segera kami bubarkan,” ujar Endang.

Ia mengakui ada banyak pelajar SMK Sasmita Jaya. Mereka hadir untuk melayat dan mengantarkan pelajar kelas XII MP-6 itu hingga ke pemakaman.

“Kami lihat tadi, ada anak anak tadi hanya belasungkawa saja, dan tidak macam-macam. Mereka langsung kembali sekolah,” utara Endang.

Dirinya meminta pihak sekolah dan lapisan masyarakat lain, untuk segera menghubungi pihak Kepolisian, jika sudah melihat adanya gerombolan yang akan melaksanakan aksi tawuran. **Baca Juga: BPBD Kota Tangerang Terjunkan Personel Bantu Korban Gempa Lombok.

“Kami sampaikan ke sekolah dan guru membuka komunikasi dengan kepolisian, untuk tidak sungkan melaporkan segala penyimpangan yang telah terdeteksi di sekolah. Karena gerbang utamanya di sekolah sehingga bisa segera kami lakukan tindakan preventif,” tegasnya.(yud)