Ini Pemicu Sering Marah Tanpa Penyebab

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Mungkin Anda mempunyai teman yang mudah marah hanya gara-gara masalah sepele. Dengan kata lain, emosinya gampang tersulut setiap saat.

Padahal diketahui, kerap emosi tidak baik bagi kesehatan, serta lingkungan pergaulan. Apa sih sebenarnya yang menjadi pemicu seseorang gampang marah? Dilansir Hellosehat, berikut uraiannya:

1. Kurang tidur
Menurut Julie de Azevedo Hanks, Ph.D, LCSW, psikolog konseling keluarga, hal yang sering menyebabkan emosi meledak tanpa sadar adalah karena Anda sedang kelelahan atau tidak cukup tidur.

Kurang tidur dapat menyebabkan otak ikut kelelahan sehingga kerjanya menurun. Alhasil, Anda sulit berkonsentrasi, sering bingung sendiri, sulit berpikir jernih, hingga sulit untuk mencerna informasi baru.

Tubuh yang kelelahan ditambah dengan kerja otak yang loyo membuat produktivitas Anda merosot tajam sehingga menjadi stres.

Stres akibat tuntutan pekerjaan ditambah berbagai efek kurang tidur bisa membuat emosi Anda meledak bagai bom waktu.

2. Depresi
Masih kata Hanks,  seseorang yang suka marah tanpa sebab bisa dipicu oleh depresi yang mungkin ia alami, baik disadari maupun tidak.

Selain menyebabkan rasa putus asa dan nelangsa, depresi juga bisa menyebabkan seseorang mudah marah. Bahkan terkadang, orang depresi bisa merespon suatu hal dengan perilaku atau ucapan kasar.

Depresi juga mungkin membuat seseorang melakukan hal yang berisiko, contohnya seperti menyetir ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi.

Gangguan kecemasan juga bisa membuat seseorang gampang meledak. Ini disebabkan karena rasa cemas yang berlebihan bisa membuat mereka kesulitan mengatur emosinya.

Orang-orang yang cemas cenderung berpandangan negatif terhadap sesuatu hal, meski sebenarnya yang dibayangkan belum terjadi atau bahkan berpotensi baik. Akibatnya, ketika muncul situasi yang cukup menantang atau ketika terpancing dengan kondisi yang tidak mengenakkan, mereka meluapkannya dengan cara marah.

3. Merasa diabaikan
Psikolog Rebecca Wong, LCSW, berpendapat bahwa rasa diabaikan atau tidak dipedulikan oleh orang-orang sekitar bisa membuat seseorang jadi mudah marah.

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang berharap dan mencari kepuasan dari berhubungan sosial. Ketika kebutuhannya tidak terpenuhi, hal ini bisa menimbulkan emosi negatif. Salah satunya kemarahan.

Gampang marah juga bisa menjadi luapan emosi yang muncul ke permukaan karena Anda tadinya ingin mengendalikan atau mendapatkan sesuatu di luar kemampuan Anda, tapi gagal mendapatkannya.

4. Anda punya penyakit tertentu
Jika bukan disebabkan oleh berbagai pemicu di atas, penyebab Anda suka marah tanpa sebab mungkin berakar dari penyakit yang Anda miliki selama ini. Misalnya hipertiroidisme, yang seringnya terjadi pada wanita, dan kolesterol tinggi.

Hormon tiroid mengendalikan semua hal yang berkaitan dengan metabolisme tubuh. Jika jumlahnya berlebihan dalam tubuh, hipertiroidisme bisa menyebabkan Anda menjadi gampang gelisah dan sulit berkonsentrasi.

Ini yang juga bisa menjadi alasan kenapa Anda suka berteriak saat berbicara sehingga selalu tampak seperti sedang marah-marah, demikian ungkap Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham.

Sementara itu, obat statin yang biasanya digunakan untuk mengelola gejala kolesterol tinggi bisa menurunkan tingkat serotonin dalam tubuh sebagai efek sampingnya. Serotonin itu sendiri adalah hormon yang dilepaskan otak untuk menciptakan rasa bahagia, tenang, dan puas. Serotonin yang rendah bisa membuat seseorang rentan emosian hingga memicu depresi. ** Baca juga: Jangan Lupa Siapkan Camilan Sehat Saat Tonton Piala Dunia

Apakah Anda juga gampang marah? (ilj/bbs)