Ini Lokasi Rawan Penyebaran HIV-AIDS di Pantura Tangerang

kabar6.com
Ilustrasi.(Ist)

Kabar6-Komisi penanggulangan AIDS Kabupaten Tangerang menyebut lonjakan peningkatan temuan kasus HIV-AIDS di Pantura akibat meningkatnya jumlah hotspot (lokasi rawan, red). Misalnya, hotspot tersebut seperti panti pijat dan warung remang-remang.

“Kecamatan Pasar Kemis menjadi presentase peningkatan yang paling signifikan, kata pengelola program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang, kata Eko Dermawan, Sabtu, (14/7/2018).

Eko mengatakan dampak ditutupnya lokalisasi Dadap membuat hotspot bertambah banyak. Pasalnya, para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang biasanya manggal di Dadap kini mulai menerima tamunya langsung di kostan atau kontrakannya sendiri yang tersebar di wilayah Pesisisr Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan data, tercatat sebanyak 464 temuan kasus HIV-AIDS di Kabupaten Tangerang. Data tersebut termasuk kasus temuan HIV-AIDS di Pantura. Sementara itu, Hadi Irawan, Aktivis KPA Kabupaten Tangerang lainnya mengatakan untuk mencegah sekaligus penanganan melonjaknya kasus HIV-AIDS ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menambah empat klinik Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV-AIDS yakni, Puskesmas Kosambi, Puskesmas Mauk, RSU Paku Haji, dan Puskesmas Kuta Bumi.

“Untuk di Kuta Bumi memang dibutuhkan karena berdasarkan data temuan baru di Kecamatan Pasar Kemis mengalami peningkatan,” katanya.**Baca Juga: Warga Keluhkan Pelayanan di Kecamatan Teluknaga.

Hadi berharap adanya peningkatan temuan kasus HIV-AIDS di Tangerang Utara harus menimbulkan kepedulian aparatur Kecamatan terkait misalnya, selektif dalam pemberian izin bagi usaha yang dinilai bisa terindikasi menjadi hotspot HIV-AIDS.

“Kami berharap kepedulian dari aparatur Kecamatan agar kasus HIV-AIDS ini tidak semakin melonjak,” harapnya.(vero)