Ini Firasat dan Kenangan Terakhir Ibunda Pauzan

kabar6.com
Rumah duka Pauzan.(yud)

Kabar6-Sedih, syok dan duka mendalam menggelayuti perasaan Erna Diana. Ahmad Fauzan Ernanda (18), anak pertamanya meninggal dunia akibat menjadi korban tawuran pelajar di Jalan Raya Puspiptek, Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Ia terlihat begitu pilu. Erna mengaku tak punya fisarat khusus bila Ozan, sapaan akrab anaknya menjadi korban tawuran, Selasa sore pekan kemarin. Hanya saja sejak pagi sebelum berangkat, pelajar kelas XII PM-6 SMK Sasmita Jaya itu terlihat kurang bersemangat sekolah.

“Ozan pikirannya kayak ngawang-ngawang gitu,” kata Erna ditemui di rumah duka RT 003 RW 01, Desa Pedurenan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Rabu (8/8/2018).

Ada lagi hal yang tidak biasa dilakukan oleh anaknya. Erna bilang, Ozan sebelum berangkat sekolah mau mengantarkan adiknya ke rumah neneknya. Padahal biasanya tidak pernah mau.

Erna jelaskan, Ozan pun terlambat berangkat sekolah. Ia pergi dari rumah sekitar pukul 06.30 WIB.

“Biasanya emang kalau ke sekolah naik motor sendiri,” bilangnya.

Ia mengaku, selama ini Ozan tumbuh dan berkembang menjadi anak pada umumnya. Bahkan cenderung agak pendiam di rumah.**Baca Juga: Warga Perum Metland Kaget Rumah Phengchun Pabrik Sabu.

Erna masih terngiang pada kenangan saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah kemarin. “Beli baju lebaran juga masih sama saya,” tambahnya sambil menyeka air mata.(yud)

**Baca juga: Ditagih Biaya Medis Rp251 Juta, Ini Kata Ibu Pauzan.