oleh

Ini Busana Khas Idul Fitri untuk Wanita di 5 Negara

Kabar6-Berbicara perihal baju Lebaran, Idul Fitri memang identik dengan busana-busana yang khas. Di Indonesia sendiri ada beragam busana khas Idul Fitri yang dapat dipilih, entah itu kaftan, abaya, tunik atau blus.

Lantas bagaimana dengan negara lain? Sejumlah negara ini, melansir kumparanwoman, memiliki model khusus untuk dikenakan saat Lebaran. Apa saja busana khas Idul Fitri untuk wanita di lima negara tersebut?

1. Malaysia
Kaum hawa di Malaysia biasa mengenakan Baju Kurung saat Idul Fitri. Biasanya, busana ini memiliki siluet yang longgar pada bagian lengan, perut, dan juga dada. Selain itu, Baju Kurung juga tidak dipasangi kancing dan tidak pula memiliki kerah.

Terdapat dua jenis Baju Kurung, yaitu versi modern dan tradisional. Untuk Baju Kurung versi modern biasanya dikenakan oleh generasi muda. Jenis itu memiliki detail lebih rinci dan hadir dalam berbagai warna serta gaya.

2. Palestina
Wanita di Palestina biasanya memakai busana bernama Thobe saat merayakan Idul Fitri. Thobe sendiri merujuk pada kain longgar dengan lengan panjang, dan bisa dikenakan oleh kaum hawa di segala usia. ** Baca juga: Ketupat Lebaran Sudah Ada Sejak Abad Ke-15

Busana ini biasanya berbentuk baju terusan seperti jubah yang dihiasi sulaman tangan yang sangat rumit. Selain Thobe, wanita Palestina juga biasa memakai Taqsireh saat Idul Fitri. Taqsireh sendiri adalah jaket bersulam, yang diakui sebagai salah satu item pakaian yang paling disuka.

3. Pakistan
Wanita di Pakistan memakai Shalwar Kameez, yaitu pakaian tradisional yang terdiri dari dua potong yaitu celana atau kulot (shalwar) dan juga kemeja atau tunik (kameez). Shalwar Kameez sebetulnya tidak terbatas dipakai saat Idul Fitri saja, namun juga dipakai untuk berbagai momentum.

Bedanya, busana Shalwar Kameez yang dipakai untuk Idul Fitri biasanya memiliki desain dan gaya yang bervariasi. Selain itu, busana ini juga diberi tambahan renda dan juga syal (dupatta) untuk menciptakan kesan yang festive.

4. Maroko
Kaum hawa di Maroko juga biasanya mengenakan Kaftan saat Hari Raya Idul Fitri. Kaftan sendiri adalah pakaian panjang yang memiliki model longgar dan dihiasi dengan motif yang rumit di bagian lengan serta dada.

Terdapat banyak sekali variasi dan model Kaftan yang biasanya dikenakan wanita Maroko saat Lebaran. Tak hanya model saja, para wanita Maroko juga biasanya mengenakan warna Kaftan yang beragam.

5. Bangladesh
Mirip dengan di Pakistan, wanita Bangladesh memakai Saree Salwar Kameez saat Hari Raya Idul Fitri. Saree Salwar Kameez di Bangladesh sendiri merupakan busana modest yang memiliki model panjang dengan warna cerah dan biasanya dihiasi manik-manik.

“Anda akan melihat banyak perempuan memakai saree (celana) dengan jaket panjang, jumpsuit, jubah, atau tunik panjang (kameez) selama Idul Fitri. Jubah itu biasanya dihiasi dengan manik-manik berat atau sederhana, yang penting tetap menonjolkan unsur tradisional,” kata Arzin Alom, seorang desainer asal Bangladesh.

Apa busana pilihan Anda saat Idul Fitri? (ilj/bbs)

Berita Terbaru