oleh

Ilmuwan Jelaskan Alasan Polusi Kimia Bisa Bikin Mr P Menyusut

Kabar6-Seorang ahli epidemiologi lingkungan dan reproduksi terkemuka di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai bernama Dr Shanna H. Swan, mengatakan bahwa polusi kimia memiliki efek sangat besar pada perkembangan seksual manusia, dari Mr P yang menyusut hingga menurunnya kesuburan wanita.

Hal itu dituangkan dalam bukunya yang berjudul ‘Count Down: How Our Modern World Is Threatening Sperm Counts, Altering Male and Female Reproductive Development, and Imperiling the Future of the Human Race’.

Seiring dengan gaya hidup abad ke-21 yang merusak kesehatan kita, melansir iflscience, buku ini secara khusus berfokus pada bagaimana bahan kimia di lingkungan modern sangat mengubah seksualitas dan kesuburan manusia. Dr Swan adalah bagian dari peneliti yang menemukan tingkat sperma di antara pria di beberapa negara Barat telah turun lebih dari 50 persen hanya dalam empat dekade.

Ada banyak penjelasan di balik masalah ini, tetapi Swan sangat tertarik pada cara bahan kimia di lingkungan kita memengaruhi kesehatan seksual. Sebagian besar perhatian terkait dengan ftalat, kelompok bahan kimia produktif yang digunakan dalam ratusan produk konsumen, mulai dari mainan dan kemasan makanan hingga semprotan rambut dan cat.

Phthalates dikenal sebagai senyawa pengganggu endokrin, artinya dapat mengganggu sistem hormon. Melalui gangguan ini, diperkirakan bahwa paparan ftalat, serta pengganggu endokrin lainnya, adalah alasan utama di balik jumlah sperma yang berkurang dan kualitas sperma yang menurun.

Dr Swan menjelaskan, penelitiannya mengungkapkan bahwa paparan ftalat pada akhir trimester pertama dalam rahim dikaitkan dengan bayi manusia yang lahir dengan jarak anogenital yang lebih pendek. ** Baca juga: Pecahkan Rekor Dunia, Berenang Sejauh 1,3 Km dengan Tangan Diborgol

Banyak bukti, dikatakan Dr Swan, yang menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut terkait dengan sejumlah perubahan dalam aktivitas seksual, dari menyusutnya ukuran Mr P hingga menurunnya gairah seksual manusia.

Kendati demikian, Mr P yang menyusut bukanlah perhatian utama. Swan berpendapat, peningkatan paparan bahan kimia ini dapat berdampak pada kesuburan dan perkembangan seksual di seluruh dunia, bahkan berpotensi mengancam masa depan umat manusia.

Untuk menghindari nasib ini, dia berpendapat bahwa masyarakat perlu menjauhkan diri dari bahan kimia ini dan segera mulai menghentikan penggunaannya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru