oleh

Ibu di India Hukum Bocah 5 Tahun dengan Mengikatnya di Atap Rumah Saat Panas Terik

Kabar6-Sebuah video meresahkan yang diunggah oleh akun @Raajeev_Chopra beredar di India, menunjukkan seorang anak berusia lima tahun diikat dengan tali dan ditinggalkan di atap rumah saat panas terik melanda Kota Delhi.

Dalam video tersebut, melansir Independent, tampak bocah malang tadi berteriak dan menggeliat-geliat di atap rumah, namun, sang ibu membiarkannya tetap di sana, di bawah terik matahari yang ‘membakar’. Berdasarkan penyelidikan awal, sang ibu yang diidentifikasi dengan nama depannya Sapna, marah pada si bocah karena tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Dia diduga meninggalkan si bocah di atap rumah sebagai bentuk hukuman.

Insiden itu sendiri terjadi di wilayah timur laut Ibu Kota Khajuri Khas pada 2 Juni 2022, salah satu bulan terpanas di Delhi ketika sekolah sedang libur musim panas selama dua bulan. ** Baca juga: Mahasiswi Asal Mesir Tewas Digorok di Depan Gerbang Kampus Gara-gara Tolak Lamaran Seorang Pria

Video yang memicu kemarahan warga dan seruan untuk bertindak ini sepertinya diambil oleh tetangga, menunjukkan gadis kecil berbaring di atap dengan tangan terikat di belakang punggungnya.

Tetangga dalam video terdengar mengatakan, bocah itu ditinggalkan di teras pada pukul 14.00 waktu setempat. Namun tidak diketahui berapa lama si bocah ditinggalkan di atap dan apakah dia menderita luka-luka.

Kasus ini telah didaftarkan berdasarkan Pasal 75 Undang-Undang Peradilan Anak (hukuman atas kekejaman terhadap anak) dan penyelidikan polisi sedang berlangsung. Pejabat polisi mengatakan, Sapna mengaku menghukum putrinya karena tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Sang ayah, Raj Kumar, bekerja sebagai penjahit dan mengatakan bahwa dia pergi untuk memperbaiki sepedanya ketika insiden itu terjadi.

Sapna berada di rumah bersama dua anak mereka, perempuan dan laki-laki berusia 11 tahun. Kumar mengatakan, dia bergegas pulang ketika menerima telepon dari ayahnya dan melihat anaknya diikat di teras setelah sampai.

“Istri saya marah dan menghukumnya. Ketika ayah saya memberitahu saya, saya banyak memarahi istri saya hari itu, tetapi keesokan harinya seorang kerabat dari desa kami mengirimi saya video itu,” terang Kumar.

Sunil, paman si bocah, mengklaim ibu anak-anak itu keras kepala dan ‘memukul anak-anaknya dalam setiap masalah kecil’.

“Jika seseorang dari keluarga mencoba ikut campur, dia mengatakan bahwa itu adalah anak-anak mereka dan hanya dia yang memiliki hak atas mereka. Dia tidak seperti ini sebelumnya. Dia menjadi seperti ini dalam dua hingga tiga tahun terakhir,” ujar Sunil.(ilj/bbs)