Hujan Tiga Jam, Sejumlah Jalan Protokol di Cilegon Terendam

Rumah warga yang terendam banjir diwilayah Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang (Juke)
Ruas Jalan Protokol di Cilegon terendam banjir.(sus)

Kabar6-Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon sepanjang Selasa (22/3/2016), membuat sejumlah ruas Jalan Protokol diwilayah industri tersebut terendam banjir.

Banjir setinggi lutut orang dewasa itu, tak urung mengakibatkan jalur protokol itu macet parah. Terlebih, banyak kendaraan yang harus mogok akibat mesinnya mati setelah terendam air.

Pantauan kabar6.com, sejumlah ruas jalan yang terendam banjir diantaranya, di simpang Ramayana, Jalur Ahmad Yani, dan Simpang Sucofindo.

Tak hanya itu, luapan air akibat curah hujan selama tiga jam itu juga merendam jalur rel perlintasan kereta api dan pertokoan yang berjejer di kawasan Seneja di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang.

Adi, warga sekitar  mengatakan, banjir yang menggenangi sejumlah jalur tersebut, lantaran terjadinya penyempitan gorong-gorong. Sehingga tidak mampu menampung volume air hujan, hingga meluap ke badan jalan.

“Iya, gak tau kenapa, tiap hujan gede belakangan ini sering banjir. Air meluap sampai ke pintu masuk toko, karena saluran airnya gak berfungsi akibat bekas galian pipa,” kata Adi.

Sedianya, banjir yang terjadi di Jalur Protokol Kota Cilegon itu, diakui  sudah  menjadi langganan. Warga berharap pemerintah dapat melakukan tindakan guna mengatasi banjir yang kerap terjadi pada saat musim penghujan.(sus)