oleh

HMI Tangerang Raya Kritik Sikap Arogansi Kadispora Tangsel, Diduga Langgar Kode Etik

Kabar6-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya turut menyoroti sikap arogansi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Entol Wiwi Martawijaya yang mencoba memukul wartawan.

Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya, Ahmad Izat Jajuli menyatakan, sebagai pejabat publik Kadispora Tangsel yang notabene sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memegang teguh kode etik atau kode perilaku sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Tentang Aparatur Sipil Negara, pada pasal 5 ayat (k) memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN.

“Seharunya Kadispora bersifat tenang dan penuh tanggung jawab, bukan bersifat arogan layaknya seorang preman. Ini adalah salah satu contoh buruk yang di perlihatakan oleh Kadispora Tangsel dan diduga sudah melanggar kode etik ASN,” tegas Izat kepada kabar6.com, Rabu (23/6/2021).

Seharusnya, kata Izat, Kadispora Tangsel bisa lebih tenang memberikan informasi ketika di hampiri press atau wartawan yang meminta informasi.

“Sebab demikian, pasal 2 UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN memiliki asas keterbukaan yang dimana diperjelas oleh pasal 5 ayat (i) memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Entol Wiwi Martawijaya kembali dimintai keterangan oleh jaksa penyidik. Ia datang bersama Aparatur Sipil Negara lainnya yang tergabung dalam tim verifikasi.

Wiwi terus berupaya menghindari wartawan saat ditanya proses penyidikan lanjutan kasus dugaan korupsi dana hibah yang menjerat dua tersangka Ketua Umum KONI Tangsel Rita Juwita dan Bendahara Umum Suharyo.

“No comment lah. Malas saya sama wartawan banyak yang goreng-goreng,” katanya di kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangsel, Selasa (22/6/2021).

**Baca juga: Hebat! PPDB SD Kota Tangerang Berjalan Lancar

Wiwi terlihat emosi. Ia menghampiri Lani Pahrudin, reporter RMOnline yang sedang mewawancarai bekas Kepala Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga, Ucok A.H Siagian, yang dikiranya wartawan yang sedang dicari.

Ia baru menyadari salah orang saat kabar6.com menjelaskan sosok yang dimaksud. “Oh elu. Gue sikat juga lu,” katanya kepada kabar6.com sambil mengepalkan tangan di atas bahunya. (Oke)

Berita Terbaru