oleh

Hati-hati, Pemanis Buatan Bikin Anda Makan Berlebihan

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Harus diakui saat ini banyak makanan dan minuman yang memakai bahan pemanis buatan rendah kalori. Meskipun memiliki nama yang terkesan sehat, rendah kalori, nyatanya justru akan membuat tubuh makan dengan berlebihan.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar kesehatan dari University of Sydney dan The Garvan Institute of Medical Research. Objek penelitian adalah lalat buah. Pada penelitian ini, dikutip dari doktersehat, lalat buah diuji dengan membagi lalat ini menjadi dua kelompok.

Pada kelompok pertama, lalat buah akan diberi makanan ragi dan juga bahan makanan sukrosa sebagai gula alaminya. Sementara kelompok lalat buah kedua diberi makanan berupa pemanis sintetik sukralosa.

Setelah beberapa waktu, diketahui jika kelompok lalat buah yang mengkonsumsi makanan pemanis buatan sukralosa akan cenderung mengkonsumsi kalori dengan lebih banyak, yakni 30 persen dari lalat buah yang mengkonsumsi gula alami.

Greg Neely, pakar kesehatan yang terlibat dalam penelitian ini, menyebutkan jika lalat buah yang mengkonsumsi pemanis buatan akan secara alami menkonsumsi makanan lebih banyak.

Kondisi ini ditengarai berlaku sama bagi manusia, di mana jika kita mengkonsumsi pemanis buatan, kita akan membuat sistem saraf otak terangsang dan terus merasa lapar karena merasa kita terus kekurangan asupan kalori.

Meskipun memberikan rasa manis, pemanis buatan rendah kalori ini justru memicu otak kita memberikan sinyal kelaparan pada tubuh. ** Baca juga: Apa Tanda Tubuh Kurang Karbohidrat?

Hal ini berarti kandungan pemanis buatan yang rendah kalori justru tidak akan memberikan dampak positif bagi tubuh, sehingga yang terjadi justru kita akan semakin banyak makan dan berisiko mengalami obesitas.(ilj/bbs)

Berita Terbaru