oleh

Hasil Koordinasi LKPP & BPK, KPU Banten Cetak Surat Suara

Kabar6-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten yang mengambil alih tugas KPU Kota Tangerang memastikan surat suara telah dicetak dan akan selesai dan sampai ke KPU pada 26 Agustus 2013 mendatang untuk kemudian didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Surat suara sudah dicetak oleh PT Trisakti Mustika Graphika (TMG), Semarang, sejak 13 Agustus 2013 lalu,” ujar Saiful Bahri, Bidang Kampanye KPU Provinsi Banten.

Sedangkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pelanggaran dalam mekanisme pengadaan surat suara tersebut, Saiful Bahri mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Kordinasi dengan dua lembaga negaa itu, kata Saiful Bahri, dilakukan oleh anggota KPU Banten Bidang logistik, Agus Supadmo. “Hasilnya, pengadaan surat suara bisa diakukan lewat penunjukan langsung, karena waktu pelaksanaan Pilkada sudah mepet,” ujar Saiful Bahri lagi.

Terkait anggaran pengadaan surat suara yang totalnya mencapai Rp 1,5 miliar, menggunakan dana sisa yang sudah terpakai untuk pengadaan surat suara sebelumnya sebesar Rp. 645 juta.

“Sisa dana itu akan kami pakai untuk mencetak surat suara sebanyak¬† 1,161 juta lembar sesuai DPT, plus 2,5 persen surat suara tambahan sebagai cadangan,” katanya.

Sayangnya, salah satu penanggung jawab PT TMG Semarang, yang melakukan proses cetak ulang surat suara, Lukas, saat dihubungi enggan berkomentar banyak.

“Maaf saya tidak punya wewenang untuk menjawab, silahkan konfirmasi ke KPU Provinsi Banten,” katanya singkat.

Sebelumnya, Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP), Ibnu Jandi mengklaim penghadaan surat suara Pilkada Kota Tangerang yang dilakukan KPU Banten lewat penunjukan langsung kepada PT TMG Semarang, melanggar aturan.

Bila proses itu tetap dilanjutkan, Jandi mengindikasi baik KPU Banten maupun PT TMG melanggar ketentuan dalam Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).(TMN/tom migran)

Berita Terbaru