oleh

Gelar Jumsih, Kelurahan Setu Bersihkan Selokan

Jumsih di Kelurahan Setu.(yud)

Kabar6-Puluhan orang dari berbagai ‎di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti kegiatan Jum’at Bersih atau Jumsih. Obyek sasaran strategis kegiatan kali ini adalah penanggulangan masalah genangan air yang kerap terjadi saat intensitas curah hujan meningkat.

Camat Setu, Wahyudi Leksono mengatakan, kegiatan Jumsih menindaklanjuti instruksi dari Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Pihaknya juga belum lama ini menerima surat permohonan resmi yang telah disampaikan Lurah Setu, Cepy Sobirin.

“‎Dalam kegiatan kerja bakti Jumsih kali ini kami membersihkan selokan yang ada di sekitar Kelurahan Setu,” katanya di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Jum’at (16/3/2017).

‎Menurut Wahyui, warga bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) berkewajiban untuk selalu menjaga dan merawat lingkungannya agar tetap bersih. Kebersihan lingkungan harus terus dijaga karena bisa menjadi pangkal kesehatan.

“Jika lingkungan sekolah bersih udara menjadi segar, akan membuat nyaman, aman dalam belajar serta akan terhindar dari penyakit,” terangnya.

Wahyudi jelaskan, kerja bakti yang dilakukan di lingkungan sekitar wilayah Kecamatan Setu dapat memberikan banyak manfaat. Manfaat kerja bakti adalah mencegah terjadinya  wabah penyakit. Kebersihan adalah hal utama dalam menjaga kesehatan.

Jumsih di Kelurahan Setu.(yud)

“Selain itu juga kerja bakti Jumsih ini bisa menjaga jalinan silaturahmi antarsemua elemen masyarakat beserta aparatur daerah,” jelasnya.

Terpisah di lokasi yang sama, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Setu, Syahrul mengatakan, Gerakan Nasional Indonesia Bersih 2017‎ sudah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Apalagi dengan lebih mengikutsertakan masyarakat bisa mendorong  menjaga kebersihan dan keindahan dan fungsi-fungsi seperti saluran air yang tersumbat.

“Kegiatan pagi tadi untuk Jumsih kerja bakti menurut saya sangat bermanfaat bagi masyarakat dikarenakan untuk membiasakan lagi kerja bakti yang sudah hampir punah di masyarakat,” ujar Syahrul

Ia‎ berharap kegiatan kerja bakti bukan hanya seremonial. Tetapi harus diprogramkan agar kegiatan yang baik ini bisa menjadi rutinitas yang benar-benar bisa menjadi bermanfaat, khususnya bagi masyarakat‎.

‎”Dan lebih mengajak semua sektor lapisan masyarakat. Agar permasalahan lingkungan sedikit demi sedikit dapat diatasi,” tambah Syahrul.(adv)

Berita Terbaru