Gedung DPRD Tangsel Dikelilingi Semak Belukar

kabar6.com
Gedung DPRD Kota Tangsel.(yud)

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum menyelesaikan pekerjaan pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Proyek pembangunan yang mulai digarap sejak 2013 menggunakan anggaran tahun jamak atau multiyears yang telah menyedot kas daerah sebanyak puluhan milliar.

Pantauan kabar6.com di gedung yang terletak di Jalan Pahlawan Seribu, Kecamatan Setu, banyak ditumbuhi alang-alang. Bahkan pepohonan semak belukar yang tumbuh subur di area bangunan kusam itu ketinggiannya mencapai sekitar 2 meter. Tumbuh di luar sekeliling area gedung

“Maaf enggak bisa masuk. Ini perintah dari dinasnya begitu,” kata Jubir, petugas keamanan di lokasi proyek gedung DPRD Tangsel, Senin (2/7/2018).

Area bangunan tampak bersebu tebal disertai sampah berserakan. Sarang binatang serangga pun banyak dijumpai. Jubir, petugas keamanan yang dikaryakan Dinas Bangunan Penataaan Ruang (DBPR) Kota Tangsel itu bersiaga di depan pos berbentuk bedeng dari triplek.

Ia menyatakan tahun ini proyek pembangunan gedung DPRD kembali dilanjutkan. Menurutnya, ia mendengar kabar proyek pembangunan gedung berlantai tiga ini bakal tahap keempat kembali dilanjutkan.

Paket pekerjaan mencakup pengadaan meubeler. “Kayak kursi, meja, lemari kantoe. Lift juga,” ujarnya mempersilahkan mengambil gambar dari luar area gedung yang mangkrak.

Diketahui, berdasarkan audit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Banten terdapat temuan dalam penyerapan APBD 2017 untuk proyek pembangunan gedung DPRD Kota Tangsel. Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) merilis kontrak relatif besar yakni, mencapai Rp 34.559.350.000.

Adapunn jumlah perusahaan yang mengajukan penawaran sebanyak dua kontraktor. Pemenang sudah 12 kali memenangkan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkot Tangsel.**Baca Juga: Korban Lempar Batu Alami Patah Tulang.

TRUTH menemukan minimnya efisiensi kontrak terhadap Harga Perkiraan Sementara (HPS). Pagu senilai Rp 5.970.903.500. Nilai kontrak Rp 5.936.048.000.(yud)