oleh

Gebyar Wisata Kuliner 2013 di Tangsel Sepi

Kabar6-Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dudung E Diredja, meradang lantaran animo Pamong Praja dan masyarakat untuk hadir di acara Gebyar Wisata Kuliner 2013 dirasa kurang.

“Publikasinya ke masyarakat yang harus dibenahi,” pesan Dudung menyikapi sepinya Gebyar Wisata Kuliner 2013 yang digelar di lapangan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Senin (23/9/2013).

Ia khawatir, jika rencana strategis dari program kegiatan tahunan ini tidak di respon, maka akan memberikan dampak buruk.

Apalagi, acara ini diharapkan dapat menyedot perhatian publik domestik dan mancanegara, untuk lebih mengenal aneka menu kuliner yang lezat khas daerah penyangga ibukota ini.

Sementara, Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata, Yanuar, menjelaskan, secara geografis wilayah Kota Tangerang Selatan termasuk paling dekat dengan ibukota negara.

Ditambah lagi dalam kesehariannya, kultur betawi masyarakat Kota Tangsel masih cukup terasa dan kentara.

Maka, Yanuar tak merasa heran jika aneka jenis hidangan khas tersebut begitu mendominasi. Sisi pentingnya, semua jenisnya begitu mudah ditemui untuk dinikmati warga pecinta wisata kuliner.

Sebut saja aneka hidangan kuliner khas itu diantaranya, sayur besan, bir pletok, es blewah, putu mayang, jamur krispi, pecak gabus serta berbagai menu kuliner.

Tak hanya itu, produk cinderamata yang dibuat warga lokal dari kelompok Karang Taruna Kota Tangsel dan lain-lainnya juga ikut dipamerkan.

“Makanan khas yang ada di Kota Tangsel tidak kalah menariknya dibandingkan dengan makanan luar negeri. Makanan khas juga memiliki keunikan dan nilai jual yang bisa dibanggakan. Dengan ini, diharapkan warga dan seluruh kalangan memiliki rasa cinta akan menjaga makanan khas yang ada di daerahnya,” jelasnya.(yud)

 

Berita Terbaru