oleh

Gawat, Mr P Bisa Susut Gara-gara Stres

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Tidak seperti anggota tubuh lainnya yang bisa diperintah sewaktu-waktu, Mr P tidak dapat diperintah sesuka hati. Bahkan kerap “memiliki kemauan sendiri”. Diketahui, Mr P juga dikendalikan oleh sistem saraf yang tidak selalu berada di bawah kendali si pemilik.

Ini dinamakan sistem saraf otonom, yang juga mengatur detak jantung dan tekanan darah.

Rangsangan seksual umumnya tidak terjadi dengan sendirinya. Dikutip dari dokterdigital.com, alam sadar biasanya terlibat dalam hal ini, namun kebanyakan rangsangan seksual terjadi berkat sistem saraf simpatik.

Dorongan dari otak selama fase tidur REM (rapid eye movement) menyebabkan ereksi, tak masalah apakah Anda sedang bermimpi soal seks atau tidak.

Mengangkat beban berat atau menahan keinginan buang air kecil juga dapat membuat Mr P ereksi. Sama seperti ereksi, Mr P juga dapat menyusut tanpa diperintahkan.

“Ukuran penis yang lembek umumnya bervariasi pada masing-masing individu,” kata Drogo Montague, MD, urolog di Cleveland Clinic seperti dilansir Webmd.com.

Terkena air atau udara dingin bisa membuat Mr P menyusut.

“Stres psikologis juga melibatkan sistem saraf simpatik, dan stres punya dampak yang sama dengan siraman air dingin pada penis,” tandas Montague.

Saat Anda dalam suasana santai dan merasa gembira, Mr P dalam kondisi lembek terlihat lebih besar dibandingkan saat kondisi tertekan.

Stres psikologis dapat berimbas pada penurunan libido dan masalah ereksi. Baik stres dan kecemasan keduanya merupakan penyebab utama terjadinya disfungsi ereksi sementara.

Dengan mengelola stres dan mengendalikan kecemasan, fungsi ereksi bisa didapatkan kembali. Tentu saja tidak semua kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh masalah psikologis, misalnya stres.

Masalah fisik seperti aterosklerosis atau tekanan darah tinggi dapat menghambat aliran darah menuju penis.

Diabetes tipe dua dapat merusak pembuluh darah dan saraf-saraf yang terlibat dalam proses ereksi.

“Konsumsi alkohol yang berlebihan juga bisa mengganggu ereksi,” kata Montague. ** Baca juga: Alasan Mengapa Tidur Di Kasur Milik Orang Lain Susah Nyenyak

Mr P menjadi semacam barometer dari sistem saraf simpatik, apakah bekerja dengan benar atau tidak.(ilj/bbs) 

Berita Terbaru