oleh

Gara-gara Tato Nomor Sel di Paha, Sipir Wanita di Inggris Ketahuan Pacaran dengan Napi

Kabar6-Seorang sipir wanita di Inggris bernama Scarlett Aldrich (22) kepergok berpacaran dengan seorang narapidana (napi) kasus perampokan bersenjata yang seharusnya diawasi.

Hubungan itu terbongkar, melansir metro.co.uk, setelah Kepala Penjara menemukan tato rahasia yang ada di paha bagian atas Aldrich, dalam prosesi pemeriksaan kesehatan yang sifatnya wajib. Siapa sangka, tato itu ternyata berupa nomor sel si narapidana. Tato rahasia tersebut baru terungkap 10 bulan sejak mereka menjalin hubungan asmara.

Diketahui, Aldrich adalah anggota staf terpercaya di Penjara Full Sutton, penjara dengan keamanan maksimum di dekat York, Inggris. Ibu kandung Aldrich dan ayah tirinya adalah petugas polisi.

Menurut kesaksian di Pengadilan Hull Crown, Aldrich juga menulis surat cinta kepada napi perampok dan menyelundupkan ponsel serta kartu SIM. Aldrich, yang memiliki sejumlah tato lain, muncul untuk menerima hukuman yang disampaikan melalui tautan video dari Her Majesty’s Prison New Hall, Wakefield, tempat dia ditahan.

Hakim John Thackray menjatuhkan hukuman 10 bulan penjara. Kendati demikian, dia mengatakan telah mempertimbangkan hukuman percobaan dengan alasan hukuman penjara akan berdampak buruk pada Aldrich dan orang-orang yang dia cintai.

Tapi hakim mengatakan, pelanggarannya sangat serius. “Pelanggaran Anda jelas sangat serius dilakukan saat Anda bertindak sebagai petugas penjara di penjara dengan keamanan tinggi,” kata hakim. ** Baca juga: Petugas Keamanan Bandara di India Ringkus 2 Turis yang Selundupkan Emas dalam Wig dan Anus

“Anda memang menerima pelatihan tentang bahaya nyata dari mengembangkan hubungan dekat dengan narapidana,” ujar hakim. “Meskipun demikian, Anda mengembangkan hubungan dengan seorang narapidana yang menjalani hukuman karena perampokan. Anda membiarkan diri Anda terbuai olehnya. Anda membahayakan keselamatan dan keamanan penjara.”

Sementara itu, Aldrich yang berasal dari Thirsk, North Yorkshire, tidak menunjukkan emosi saat dipenjara. Dalam sidang sebelumnya, Aldrich mengaku melakukan pelanggaran di kantor publik dan menyelundupkan ponsel serta kartu SIM ke penjara.(ilj/bbs)

Berita Terbaru