Gangguan Kesehatan yang Terjadi Saat Anda Tidur dengan Posisi Tengkurap

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Setiap orang mempunyai posisi tidur yang berbeda-beda. Selain telentang atau miring ke samping kiri/kanan, sebagian orang lebih suka tidur dengan posisi tengkurap.

Namun jika posisi tengkurap dilakukan setiap hari dan telah menjadi kebiasaan selama bertahun tahun, tentu saja akan mengganggu kesehatan tubuh. Dilansir Wartakesehatan, berikut adalah beberapa gangguan yang diakibatkan posisi tidur tengkurap:

1. Sakit kepala
Tidur tengkurap cenderung menyebabkan kepala menjadi miring sebelah di permukaan bantal dan mendapat tekanan akibat bobot tubuh ikut jatuh kebagian samping. Kepala yang miring dan membenam di permukaan bantal menyebabkan aliran darah seputar kepala menjadi tersendat. Kondisi ini menyebabkan serangan sakit kepala.

2. Pegal & nyeri
Tidur tengkurap dalam waktu yang cukup lama dapat menyebabkan seluruh saraf dan peredaran darah menjadi tidak lancar. Kondisi ini dapat menyebabkan pegal-pegal, nyeri, dan tubuh terasa lemas ketika bangun dikeesokan harinya.

3. Merusak pusat saraf
Posisi tidur tengkurap dapat mengganggu aliran darah berisi oksigen ke arah pusat saraf otak. Aliran darah menuju pusat saraf akan mengalami penyumbatan dan tersendat. Kondisi ini menyebabkan rusaknya pusat saraf bagian kepala, dan dapat berdampak buruk bagi cara berpikir seseorang yang cenderung lambat.

4. Sistem pernapasan terhambat
Posisi tidur tengkurap menyebabkan lubang hidung tidak terbuka secara bebas dan mengalami penyumbatan oleh bantal. Saluran pernapasan mendapat tekanan dan himpitan dari bobot tubuh yang tengkurap dan menimbulkan sistem pernafasan jadi terhambat dan dada terasa lebih berat dan nyeri ketika bangun keesokan harinya.

5. Sebabkan gangguan jantung
Tidur tengkurap yang dilakukan selama bertahun tahun dapat menyebabkan jaringan dada terutama jaringan jantung terus menerus bekerja keras untuk memompa darah yang berisi oksigen untuk disebarkan ke seluruh tubuh. ** Baca juga: Bagaimana Pandangan Sains Terhadap Kerokan?

Namun ketika jantung tidak lancar memompa darah, maka fungsi jantung akan terganggu. Ritme jantung menjadi tidak beraturan dan terkadang dada terasa sakit ketika sedang menarik napas panjang.(ilj/bbs)