oleh

Edan…Ini Dia Macet Terparah yang Pernah Terjadi

Kabar6-Di Indonesia, Jakarta dijuluki kota paling macet. Tidak peduli waktu, setiap hari baik pagi, siang, bahkan malam, Kota Jakarta selalu dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat yang selalu memadati arus lalu lintas.

 

 

Tapi tunggu dulu, Anda pun harus membandingkan Jakarta dengan beberapa negara berikut perihal kemacetannya.

 

1. Tiongkok, macet sepanjang 100 Km

Kemacetan ini terjadi di kawasan rute Beijing-Tibet, pada Agustus 2010. Para pengguna kendaraan sepanjang jalan itu terjebak kemacetan sepanjang 100 km, sehingga menghabiskan waktu kurang lebih 12 hari.

 

Alhasil, mereka hanya mampu memacu 2 km/jam dalam dua hari, dan bagi yang beruntung tiga hari baru dapat keluar dari kemacetan ini.

 

2. Jepang, macet sepanjang 135 km

Peristiwa ini terjadi pada 12 Agustus 1990, ketika banyak warga Jepang yang baru pulang liburan musim panas dan mengungsi akibat daerahnya terancam Taifun Winona ganas.

 

3. North of Houston, macet sepanjang 160 km

Kemacetan ini terjadi pada 2005, lantaran dipicu oleh peristiwa pengungsian 2,5 juta jiwa penduduk Houston untuk menghindari amukan Badai Rita.

 

Alhasil, terjadilah evakuasi terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat, ketika ribuan manusia membanjiri jalan raya. Dalam waktu 48 jam, jalanan di Houston mulai padat, dan tidak bisa lagi ditembus oleh kendaraan hingga 160 km, mulai dari Galveston hingga Dallas.

 

4. Lyon Perancis, macet sepanjang 175 Km

Merupakan kemacetan terparah di dunia dan terpanjang dalam sejarah. Kemacetan terjadi di jalan tol (Autoroute) Perancis sebagai akibat dari kemacetan jalan raya dan cuaca buruk. ** Baca juga: Malapraktik Paling Konyol di Dunia

 

5. Rusia, macet sepanjang 201 Km

Seperti di Lyon Perancis, kemacetan terparah di dunia pun terjadi Rusia, sehingga menyebabkan para pengendara terjebak selama tiga hari di jalanan antara Moskow dan St Petersburg.

 

6. Sao Paulo  Brasil, macet sepanjang 293 Km

Terjadi pada 10 Juni 2009. Jika dihitung, kemacetan itu sebesar 35% dari total jalan di San Paulo.

 

Bagaimana dengan Kota Jakarta? (ilj)