oleh

Dugaan Pungli Pejabat Perumda Pasar NKR Dilaporkan ke Kejari Kabupaten Tangerang

Kabar6- Pegiat antikorupsi resmi melayangkan laporan pengaduan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang, ihwal dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Pasar Niaga Kerta Raharja, Jumat (16/09/2022).

Sekretaris Barisan Independen Antikorupsi (Biak) Usrah mengatakan, laporan pengaduan tentang dugaan tindak pidana pungutan liar atau pungli di Perumda Pasar NKR dinilai banyak merugikan keuangan daerah.

Pasalnya, uang retribusi yang dikutip dari para pedagang pasar, salah satunya di pasar Curug ini nilainya cukup fantastis hingga miliaran rupiah.

“Hari ini kami resmi laporkan kasus dugaan korupsi pejabat Perumda Pasar NKR. Semua bukti dan data terkait dugaan pungli itu sudah kami serahkan ke pihak Kejaksaan,” ungkap Usrah, kepada Kabar6.com, siang tadi.

Diberitakan sebelumnya, dugaan pungli itu nampak jelas pada sektor retribusi kebersihan yang dikutip dari para pedagang di pasar Curug dengan besaran tarif mencapai Rp2 ribu hingga Rp5 ribu per hari.

Sedangkan, sesuai aturan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 04 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum, bahwa besaran retribusi kebersihan di kios- kios, warung dan pedagang dalam area pasar, seperti warung dan los hanya sebesar Rp10 ribu per bulan.

Demikian halnya dengan pedagang yang ada di kios dan lapangan, mereka hanya dikenakan retribusi sebesar Rp5 ribu per bulan

“Praktek pungutan tersebut sangat bertentangan dengan ketentuan yang ada. Untuk itu, kami pertanyakan apakah uang retribusi kebersihan dan lainnya benar- benar disetorkan ke kas daerah atau tidak,” katanya.

Disamping itu, ujar Usrah, pihaknya juga menemukan adanya dugaan pungli yang dilakukan pejabat Perumda NKR kepada pengelola kebersihan sebesar Rp10 jutaan sampai Rp20 jutaan per bulan.

Dan, pungutan uang retribusi bongkar muat yang besarannya mencapai Rp6 jutaan hingga Rp20 jutaan per bulan dari pengelola pasar.

**Baca juga: Kepala Pasar Curug Tangerang Resmi Dicopot

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Ate Quesyini Ilyas menyatakan, pihaknya membenarkan bahwa ada laporan pengaduan tentang dugaan tindak pidana korupsi pejabat Perumda Pasar NKR yang masuk ke kantornya.

Ia menyampaikan dalam waktu dekat kasus itu akan segera ditindaklanjuti oleh jajarannya.

“Iya benar tadi ada laporan dari soal kasus itu. Kami akan segera tindaklanjuti kasus itu,’ katanya.(Tim K6)

Print Friendly, PDF & Email