oleh

Ditemukan Spesies Kumbang Berusia 230 Juta Tahun dalam Kotoran Dinosaurus

Kabar6-Dalam penelitian terbaru terhadap kotoran dinosaurus, ilmuwan menemukan spesies kumbang berusia 230 juta tahun, yang diberi nama Triamyxa coprolithica. Ini merupakan kumbang kecil yang dideskripsikan dari fosil kotoran dinosaurus atau koprolit.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Rabu di jurnal Current Biology, melansir Sindonews, kumbang ini terlihat dengan metode pemindaian yang menggunakan sinar X-ray yang kuat. Selain penemuan kumbang dalam koprolit yanng mengacu pada periode Trias sekira 257 juta tahun lalu, ilmuwan juga menemukan kumbang kecil akuatik atau semiakuatik yang memakan alga.

“Fosil serangga jenis ini, yang diawetkan dalam tiga dimensi seperti ini, praktis tidak pernah terdengar di zaman Trias, jadi penemuan ini sangat penting,” kata Sam Heads, direktur dan kepala kurator PRI Center for Paleontology di University of Illinois di Urbana-Champaign.

Martin Qvarnstrom, Ahli Paleontologi dari di Universitas Uppsala, Swedia mengaku kagum dengan temuan itu. “Kumbang itu sangat terawetkan, ketika Anda memodelkannya di layar sepertinya kumbang itu melihat langsung ke Anda,” kata Qvarnstrom.

Terawetkannya kumbang itu tak lepas dari komposisi kalsium fosfat koprolit yang menyelubunginya. Kalsium fosfat sangat penting untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang ketika senyawa organik diubah menjadi senyawa anorganik selama proses dekomposisi.

Berdasarkan ukuran, bentuk, dan fitur anatomi lainnya dari fosil kotoran yang dianalisis, para ilmuwan menyimpulkan bahwa koprolit dikeluarkan oleh Silesaurus opolensis. Ini adalah dinosaurus kecil dengan panjang sekira dua 2 meter, beratnya sekira 15 kilogram, dan berada di Polandia sekira 230 juta tahun yang lalu selama zaman Trias.

Meskipun Silesaurus tampaknya telah banyak memakan serangga, kumbang itu kemungkinan terlalu kecil untuk menjadi satu-satunya mangsa yang ditargetkan.

“Jadi sepertinya Silesaurus adalah omnivora, dan bahwa bagian dari makanannya terdiri dari serangga,” katanya. ** Baca juga: Di Kebun Binatang San Francisco, Harimau Hingga Musang Divaksin COVID-19

Sam Heads mengatakan, memang belum ada bukti khusus bahwa dinosaurus ini memakan kumbang Triamyxa coprolithica. “Ada kemungkinan bahwa itu adalah insektivora generalis yang menyambar serangga apa pun. Triamyxa adalah satu-satunya yang tidak tercerna karena eksoskeleton mereka (sangat keras dan) kuat,” tambah Heads.

Sebelumnya, ilmuwan menemukan fosil serangga yang terawtkan dari getah Amber di Tersier yang hidup sekira 66 juta hingga 2,6 juta tahun yang lalu.(ilj/bbs)

Berita Terbaru