oleh

Ditemukan Lubang Besar Berdiamater 25 Meter Dekat Pertambangan Tembaga Chile

Kabar6-Sebuah lubang pembuangan berdiameter sekira 25 metermuncul di area pertambangan. Media Chile menunjukkan gambar udara dari lubang di tanah yang ditambang oleh Lundin Mining, sebuah perusahaan Kanada, sekira 665 km utara ibukota, Santiago.

Direktur perusahaan David Montenegro, melansir theguardian, mengatakan bahwa Dinas Geologi dan Pertambangan Nasional, Sernageomin, mengetahui adanya lubang pembuangan dan telah mengirim personel spesialis ke daerah tersebut. “Ada jarak yang cukup jauh, sekira 200 meter (656 kaki), ke bawah,” ungkap Sernageomin.

“Kami belum mendeteksi material apa pun di sana, tetapi kami telah melihat keberadaan banyak air,” lanjutnya. ** Baca juga: Inovasi Unik, di Inggris Ada Es Krim yang Terbuat dari ASI

Sernageomin melaporkan adanya penutupan area dari pintu masuk ke lokasi kerja tambang Alcaparrosa, yang terletak di dekat lubang pembuangan.

Sementara itu dalam sebuah pernyataanya, Lundin Mining mengatakan lubang pembuangan itu tidak memengaruhi pekerja atau anggota masyarakat dan telah ‘tetap stabil’ sejak pertama kali terdeteksi.

“Setelah terdeteksi, daerah itu segera diisolasi dan otoritas pengatur terkait memberi tahu. Tidak ada dampak terhadap personel, peralatan, atau infrastruktur,” demikian pernyataan Lundin Mining.

Diterangkan Lundin Mining, analisis teknis sedang dilakukan untuk menentukan penyebab peristiwa tersebut. “Rumah terdekat berjarak lebih dari 600 meter (1.969 kaki) sementara area berpenduduk atau layanan publik hampir satu kilometer jauhnya dari zona yang terkena dampak.”

Lundin Mining diketahui memiliki 80 persen dari properti dan sisanya dipegang oleh Sumitomo Corporation Jepang.(ilj/bbs)