oleh

Disperindag Kabupaten Tangerang Waspadai Peredaran Daging Busuk

Kabar6-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang bakal memperketat pengawasan peredaran daging diwilayahnya.

Itu menyusul kian maraknya peredaran daging tak layak konsumsi (busuk) dan daging sapi oplosan (dicampur dengan daging babi celeng).

“Tentunya pengawasan terus kami perketat,” ujar Kepala Seksi Pengawasan Perlindungan Konsumen Perdagangan Dalam Negeri, pada Disperindag Kabupaten Tangerang, Endro Sapta, Selasa (7/7/2015).

“Ya, jelang lebaran seperti sekarang memang peredaran daging sapi oplos dan daging busuk marak. Makanya, pengawasan kami perketat melalui sidak,” ujarnya.

Selain itu, Endro juga mengklaim bila pihaknya juga bekerjasama dengan pengelola pasar, untuk turut membantu pengawasan peredaran daging tersebut.

Untungnya, di wilayah Kabupaten Tangerang, pasokan daging berasal dari Kabupaten Tangerang sendiri. Karena, sangat sedikit masyarakat yang berminat dengan daging impor.**Baca juga: Karyawati PT ADR Tangerang Disamurai Begal.

“Kami imbau kepada masyarakat, agar lebih teliti saat memilih daging. Jangan sampai salah memilih, hanya karena kebutuhan yang mendesak,” pungkasnya.(shy)

Berita Terbaru