oleh

Disnaker Kota Tangsel Berikan Beasiswa untuk Anak Buruh

Kabar6-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada seluruh anak buruh.

Kepala Pelaksana tugas (Plt) Disnaker Kota Tangsel S. Maringan mengatakan, hal itu digulirkan dalam program peningkatan kesejahteraan bagi buruh.

Terdapat dua program, diantaranya memberi bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada seluruh anak buruh dan memberikan bantuan paket sembako murah.

“Bantuan pendidikan ini tujuan utamanya untuk meringankan beban buruh. Bantuan ini akan kita lakukan secara berkelanjutan agar seluruh buruh merasakan bantuan ini,” ujarnya kepada wartawan, ditulis Rabu (2/11/2022).

Dijelaskan Maringan, untuk program bantuan biaya pendidikan, pihaknya akan menanggung biaya SPP anak-anak buruh yang saat ini bersekolah di SD dan SMP swasta dengan kuota 2 ribu anak.

Menurut Maringan, bahwa program ini mendapat apresiasi dari kalangam buruh dan serikat buruh. “Karena program ini pertama di Kota Tangsel, sehingga para buruh sangat antusias dan mengapresiasi program ini,” ungkapnya.

Dalam melancarkan program bantuan pendidikan ini sambung Maringan, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Tangsel, sehingga program ini dapat berjalan melalui sinergitas diantara kedua OPD.

“Progresnya terus berjalan. Pendataan sedang dilakukan, nanti kita serahkan datanya ke Dindik Kota Tangsel untuk selanjutnya dieksekusi,” jelasnya.

Terkait program bantuan paket sembako murah, Maringan menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kota Tangsel yang digelar di PT Pratama dan PT Indah Kiat.

Menurutnya, di dua tempat ini terdapat ribuan buruh, namun buruh dari tempat lain juga dibolehkan ikut mengambil sembako murah ini. Lebih jauh Maringan mengatakan, terdapat tiga varian sembako yang akan dibagikan diantaranya beras, minyak dan gula.

Menurut Maringan paket sembako ini dijamin lebih murah dari harga pasaran, sebab Pemkot Tangsel mensubsidi biaya transportasi pengambilan bahan pokok ini ke sejumlah tempat.

“Jadi misal, kita ambil beras di Cianjur. Maka yang dijual sesuai harga di Cianjur. Biaya transportasinya pemerintah yang tanggung, sehingga harga berasnya tidak naik sampai di Kota Tangsel,” jelasnya.

Maringan mengatakan, program peningkatan kesejahteraan bagi buruh ini merupakan gagasan dari Walikota Tangsel Benyamin Davnie.

**Baca juga: Seorang Pria Gandir di Serpong, Kapolsek: Diduga Depresi

Menurutnya, Disnaker Kota Tangsel kemudian diintruksikan untuk mengimplementasikan program ini agar dapat dimanfaatkan oleh buruh.

“Karena Bapak Walikota sangat peduli terhadap kesejahteraan teman-teman buruh. Maka Bapak Walikota menggulirkan program peningkatan kesejahteraan bagi buruh, agar dapat meringangkan beban mereka ditengah situasi yang kita rasakan serba sulit ini,” tutupnya.(eka)

Print Friendly, PDF & Email