Diduga Ilegal, 65 Calon TKI Diamankan di Soetta

Ilustrasi (bbs)

Kabar6-Sebanyak 65 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, saat akan berangkat ke Riyadh, Arab Saudi, Senin (28/3/2016).

Mereka diamankan lantaran kedapatan mengantongi dokumen resmi dari dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Informasi yang dihimpun Kabar6.com, rencananya mereka akan dipekerjakan di sejumlah wilayah di timur tengah. Padahal, hingga saat ini moratorium penempatan TKI belum dicabut oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Dari 65 tenaga kerja yang dimankan, 58 diantaranya berasal dari Jawa Barat dan 7 orang dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka dijanjikan akan dipekerjakan di negara timur tengah, dimana pemerintah masih memberlakukan moratorium menghentikan pengiriman tenaga kerja indonesia ke timur tengah.

Salah seorang calon TKI, Sinta Klara mengaku dijanjikan di pekerjakan ke negara Dubai dengan gaji 1500 dinar. Ia juga mengaku todak mengetahui jika keberangkatan tidak dilengkapi dokumen resmi. **Baca juga: BPS Tangsel: Pengusaha Sering Hindari Petugas Sensus.

Direktur Pengawasan dan Pengamanan BNP2TKI, Brigjen Pol Nurwindianto mengatakan, para calon TKI diduga ilegal tersebut tidak membawa paspor dan tiket. **Baca juga: Taksi Nyemplung Parit di Bandara Soetta.

“Kami menduga mereka menjadi korban perdagangan manusia. Kasus ini sendiri akan kami limpahkan ke Bateskrim Mabes Polri untuk di lakukan penyelidikan. Sementar merek akan ditampung di Rumah Perlindungan Trauma Center di Pondok Bambu,” ujarnya.(rani)