oleh

Di Kongres HMI, Bupati Zaki Berharap Pemikiran Muda

Kabar6-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, secara resmi membuka kegiatan kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Indonesia yang ke 30, yang digelar di salah satu hotel di kawasan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/11/2015) malam.

 

Ya, sebelumnya memang rencana pembukaan acara kongres tersebut, akan dibuka oleh Menteri Kemaritiman RI Rizal Ramli, di mana informasinya itu adalah sesuai dengan disposisi dari Presiden RI, Joko Widodo.

 

Namun dikarenakan adanya sesuatu hal, maka opening Ceremoby Kongres ke 30 HMI ini, dibuka oleh Zaki, dengan juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, yang juga adalah mantan alumni HMI, seperti Irgan Chaerul Mahfid.

 

Dalam kongres yang bertemakan “HMI Untuk NKRI Berdaulat” ini pun, sedikitnya dihadiri sekitar 350 peserta, yang berasal dari pengurus Cabang HMI ddi 20 Propinsi.

 

“Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat datang dan kebanggaan tersendiri menjadi Tuan Rumah kongres dari Himpunan Mahasiswa Islam yang telah banyak melahirkan pemimpin pemimpin muda bagi Bangsa dan Negara Indonesia. Semoga, dari kongres ini, dapat menghasilkan berbagai macam pemikiran-pemikiran serta solusi bagi NKRI yang berdaulat sesuai dengan Tema yang diketengahkan,” ungkap Zaki.

 

Dalam kesempatan itu, kepala daerah kebanggaan masyarakat dikota seribu industri ini juga mengingatkan, bahwa peran orang muda sangat diperlukan dalam perkembangan kemajuan bangsa dan negara, mengingat tantangan kedepan bagi bangsa ini, cukup berat, terutama dari kemajuan sektor ekonomi, seperti akan diberlakukannya kawasan masyarakat ekonomi Asean.

 

“Tentunya dalam kondisi seperti ini, pasti akan membutuhkan pemimpin pemimpin di semua sektor untuk dapat meningkatkan daya saing bangsa Indonesia, agar tetap dapat bersaing dengan bangsa bangsa lainnya di dunia,” tegas dia.

 

Ketua Umum PB HMI-MPO, Puji Hartoyo, mengatakan bahwa tema yang diusung dalam kongres HMI kali ini, merupakan pilihan yang lahir dari diskursus kepengurusan, di mana diharapkan materinya dapat menjadi kebijakan struktural, intelektual dan idiologi HMI dari seluruh level kepengurusan.

 

“Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sejak didirikan Professor Lafran Pane, 68 tahun silam, telah menjadi gerakan yang berdiri sebagai tonggak persatuan dan kebangsaan. Semangat kebangsaan yang saat itu dalam konteks membangun kedaulatan bangsa dalam hal kemerdekaan dari bentuk penjajahan bangsa-bangsa lain. Maka saya kira historis kesejarahan HMI dan semangat the founding fathers bangsa Indonesia memiliki kesamaan semangat yakni membawa bangsa ini berdiri tegak, berlari dan mencapai puncak tertinggi diantara bangsa-bangsa lainnya. Dan itu akan terwujud manakala bangsa ini dapat berdaulat. Baik dalam ekonomi, budaya dan tradisi serta politik,” terangnya.

 

Sementara itu, selaku tuan rumah, Ketua HMI MPO Tangerang, Faridal Arkam selaku Ketua HMI Cabang Tangerang Raya menjelaskan, bila kongres tersebut merupakan konsolidasi nasional kader HMI seluruh Indonesia, sebagai bentuk upaya merumuskan, rekomendasi-rekomendasi, baik diinternal maupun eksternal.

 

“Untuk rekomendasi internal kita berharap agar pendiri HMI, Profesor Lafran Pane diusulkan menjadi pahlawan nasional. Sedangkan rekomendasi eksternal dalam kongres nanti akan mengkaji serta menyikapi isu-isu strategis yang saat ini terjadi,” kata farid.

 

Kemudian, tambah Farid, terpilihnya Tangerang sebagai tuan rumah, tentunya dapat memberikan dampak positif terhadap daerah Tangerang Raya sebagai upaya memperkenalkan Tangerang kepada delegasi mahasiswa se-Indonesia.

 

“Alhamdulillah dengan respon positif dari Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, acara pembukaan kongres HMI di Tangerang ini, berjalan cukup baik dan sukses,” pungkasnya. ** Baca juga: IDI Pita Hitam di Rumah Duka Dokter Andra

 

Adapun, kegiatan kongres HMI ke 30 ini sendiri, direncanakan akan berlangsung hingga 17 November 2015 mendatang, yakni dengan diawali oleh kegiatan seminar pra kongres HMI.(ges)

Berita Terbaru