oleh

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Tangerang, 28 Rumah Rusak dan 1 Roboh

Kabar6-Sebanyak 29 unit rumah warga di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kerusakan akibat diterjang cuaca ekstrem berupa angin puting beliung dan hujan deras.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, terdapat 28 rumah warga di kampung Kebun, Desa Pangejahan, dan satu rumah warga Desa Pangedangan Ilir mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/12/2021).

“Terjadi bencana puting beliung di Kampung Kebun RT 01/02 Desa Pagenjahan, Kronjo. Akibat 28 rumah hancur ketimpa pohon. Kejadiannya senin sore pukul 17.30 WIB (6/12),” ujar Munir kepada wartawan, Selasa (7/12/2021).

“Dan satu rumah Desa Pangedangan Ilir roboh. Waktu kejadian posisi penghuni tidak ada di dalam rumah sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” sambungnya.

Ia menyebutkan dalam peristiwa tersebut sebanyak 30 Kepala Keluarga terdampak. Warga terdampak itu tengah mengungsi dengan warga sekitar yang tidak terdampak.

**Baca Juga: Pemuda di Balaraja Jual Pacar Hamil 5 Bulan Lewat Michat

Camat Kronjo Tibi mengatakan dari 28 unit rumah yang terdampak angin kencang tersebut, diantaranya ada 14 unit rumah dengan kondisi rusak berat dan 14 rumah lainnya mengalami rusak ringan.

“Saat ini sebagian warga ada yang mengungsi, itu bagi rumahnya yang rusak berat. Dan sebagian lagi masih ada yang tetap bertahan. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Selain itu pihaknya bersama tim dari Bandan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tangerang kini telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak bencana.

Ia menyampaikan pihaknya juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan makanan dan minuman bagi warga terdampak.

“Warga yang terdampak kita sudah tangani semuanya, sudah diberikan bantuan,” katanya.

Selain angin puting beliung yang merobohkan rumah warga, sejumlah Kepala Keluarga (KK) di dua wilayah kampung tersebut, juga terendam banjir sekitar 30 centimeter.

“Sebetulnya hanya genangan air yang disebabkan hujan kemarin, dan ketinggiannya juga hanya 30 cm. Mudah-mudahan sekarang air itu sudah surut hari ini,” tandasnya. (Oke)

Berita Terbaru