oleh

Cinta Toleransi, Kafe Ini Beri Diskon Bagi Yahudi & Arab yang Duduk Bareng

Diskon 50 persen untuk Yahudi & Arab yang berbagi meja.(Odditycentral)
Diskon 50 persen untuk Yahudi & Arab yang berbagi meja serta makanan.(Odditycentral)

Kabar6-Tidak ada yang sama di dunia ini. Ada beragam orang dengan tipe, isi kepala, pendapat, serta perilaku yang berbeda-beda. Untuk menyeimbangkannya dibutuhkan toleransi.

Hal itulah yang kini dipraktikkan oleh The Humus Bar. Kafe yang berlokasi di Tel Aviv, Israel, ini dianggap paling unik di dunia. Dikutip dari money.id, pemilik kafe yang bernama Kobi Tzafrir, memberikan diskon khusus bagi pengunjung yang merupakan warga Arab dan Yahudi.

“Kami tidak mengenal orang Arab dan Yahudi di sini, yang kami tahu mereka adalah orang biasa,” kata Tzafror, seperti dilansir laman mirror.co.uk.

Restoran ini memang tidak mengenal perbedaan antara orang Arab atau Muslim, dan Yahudi. Hal yang dipahami adalah mereka semua sama-sama manusia. Karena itulah kafe ini akan memberikan diskon khusus bagi orang-orang yang mau berbagi kedamaian.

The Humus Bar,Tel Aviv, Israel.(Odditycentral)
The Humus Bar,Tel Aviv, Israel.(Odditycentral)

Tidak tanggung-tanggung, The Humus Bar berani memberi diskon hingga 50 persen kepada warga Arab dan Yahudi yang mau makan bareng satu meja sekaligus berbagi makanan.

Cara ini menurut Tzafrir, efektif memberikan perubahan kepada hubungan kedua kelompok agama tersebut menjadi lebih baik. ** Baca juga: Sampah Jadi Barang Impor di Swedia

“Jika dengan berbagi makanan semua orang diharapkan bisa mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, kami menjual masakan terbaik yaitu humus Arab dan falafel Yahudi, jadi mereka bisa saling mengetahui sajian khas masing-masing,” ujarnya.

Baru-baru ini, Tel Aviv terletak di dekat Pantai Mediterania, sangat mendorong perdamaian antar masyarakat. “Kami percaya bahwa setiap manusia lebih mengenal satu sama lain sebelum mereka memilih kewarganegaraan mereka dan agama mereka,” ucap Tzafrir.

Perbedaan bukan jurang pemisah, perbedaan melahirkan persatuan dalam kehidupan. Setuju? (ilj/bbs)

Berita Terbaru