Cegah Delay, AirNav Ciptakan Aplikasi Chronos

kabar6.com
Manager Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Sirait. (res)

Kabar6-AirNav Indonesia sudah memberikan solusi agar masalah delay tidak terjadi. Solusi tersebut dengan menciptakan sistem aplikasi yang digunakan oleh para maskapai bernamakan Chronos.

“Mereka bisa lihat sendiri jadwalnya, delay-nya berapa lama. Lalu dimasukan ke dalam sistem, dan maskapai yang ingin masuk itu bisa isi slot. Jadi ini sifatnya transparan. kami kasih toleransi 30 menit,” jelas Yohanes Sirait selaku Menager Humas AirNav Indonesia, Rabu (11/7/2018).

Yohanes berharap dengan adanya sistem aplikasi ini bisa mendukung sejumlah pelayanan dan berharap dapat mengurangi masalah delay yang dikeluhkan pengguna jasa.

“Bisa juga mendorong maskapai untuk meningkatkan On Time Performance. Dengan pelayanan yang semakin terbuka ini juga bisa dicek online pada sistem aplikasi kami,” katanya.

Bandara Soekarno-Hatta sendiri dinilai sebagai bandar udara yang paling tidak tepat waktu keberangkatan penerbangannya di dunia oleh perusahaan dari negara Inggris OAG.**Baca Juga: Bandara Soetta Diklaim Paling ‘Ngaret’ Sedunia, ini Tanggapan Airnav.

“Kami mencari tahu bagaimana metode survei penilaian tersebut. Mereka menganggap dari tiket pesawat yang telah terjual, dari selisih waktu jam keberangkatan tiket dengan keberangkatan pesawat. Kalau tidak salah patokan mereka per 15 menit,” kata Yohanes.

Ia menyebut hal tersebut ada keterkaitannya dengan kepadatan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, sebab sebanyak 63 juta penumpang di Bandara Soetta yang diberangkatkan setiap tahunnya. (RAS)