Ayo Ikut Lomba Foto Jalanan dan Ketupat Sayur Ala Atria Hotel

Lomba fotografi “Canon Atria Photography Competition & Workshop”.(shy)

Kabar6-Atria Hotel Gading Serpong menggelar lomba fotografi bertajuk ‘Canon Atria Photography Competition & Workshop’ bagi para pecinta fotografi di Tangerang Raya.

General Manager Atria Hotel, Anton Susanto mengatakan tema foto yang diusung pada kompetisi kali ini meliputi Food Photograph, dengan objek makanan tradisional Ketupat Sayur dan Street Photograph dengan objek Tangerang Area.

“Tema Ketupat Sayur untuk food photograph kami ambil karena makanan tersebut mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi kapanpun dan dimanapun. Kami ingin menjaga ikon Tangerang melalui makanan tradisionalnya yang akan diabadikan oleh para fotografer yang mengikuti perlombaan ini,” ujar Anton kepada kabar6.com, Sabtu (25/2/2017).

Nantinya, peserta dapat memotret makanan khas Tangerang tersebut yang bisa ditemui di seluruh penjuru Tangerang Raya.

“Mereka hanya perlu memotretnya di lokasi ia membelinya. Bebas dengan teknik apapun, asalkan gambar yang dikirimkan kepada juri normal atau berwarna, bukan hitam putih,” lanjutnya.

Sementara, kata Anton, untuk kategori Street Photograph, para peserta dapat memilih tema apapun yang mereka temui di jalan. “Peserta bisa memotret moment yang ada di jalanan se Tangerang Raya. Temanya bebas, asalkan hasil foto yang dikirimkan tidak berwarna atau hitam putih,” jelasnya.

Sedianya, pendaftaran lomba tersebut dibuka mulai Sabtu (25/2/2017) hari ini, hingga batas pengiriman foto pada 18 Maret 2017 tanpa dipungut biaya pendaftaran.**Baca juga: “Open House”, IULI Siap Cetak Mahasiswa Berkualitas.

Sementara, untuk pengumuman pemenang akan dilakukan satu bulan kedepan, tepatnya pada 25 Maret 2017 di Atria Hotel.**Baca juga: Kawan Lama Group Kini Buka Pet Kingdom.

“Kami menyiapkan hadiah total Rp15 juta rupiah dan beragam produk sponsor dari Canon, berupa printer dan kamera. Nantinya, foto terbaik akan ditampilkan album khusus dan galeri foto di Atria Hotel. Lomba ini terbuka untuk umum, siapapun boleh ikut gabung,” tutupnya.(tia/shy)




Kawan Lama Group Kini Buka Pet Kingdom

Outlet Pet Kingdom di kawasan Alam Sutera.(tia)

Kabar6-Kawan Lama Group kembali mengembangkan sayap bisnisnya di bidang hewan peliharaan.

Kali ini, Kawan Lama Group menggandeng PT Graha Satwa Paramita sebagai penyedia fasilitas perawatan dan kebutuhan hewan peliharaan, dengan konsep ‘One Stop Shopping’ pertama di Indonesia, dengan mengambil lokasi di Jalan Sutera Kavling 11A, Alam Sutera, Tangerang Selatan (Tangsel).

Managing Director PT. Home Center Indonesia, Meutia Kumala yang juga berada dibawah payung Kawan Lama Group mengatakan, biasanya para pencinta binatang kesulitan apabila ingin memanjakan binatang peliharaannya sekaligus seperti, melakukan perawatan kesehatan, pelatihan atau membeli aksesoris untuk si hewan tercinta.

“Namun, sekarang para pet lovers (sebutan pemilik hewan), tak perlu bingung lagi karena, kini seluruh kebutuhan tersebut bisa didapatkan di Pet Kingdom,” ungkap Meutia menjelaskan, Jumat (17/2/2017).

Pet Kingdom yang memiliki area luas 5.000 meter persegi dan terletak di kawasan Alam Sutera Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut, memiliki seluruh fasilitas yang dibutuhkan para pet lovers dalam satu tempat.

“Ya, konsep kami ingin memudahkan para pet lovers untuk memanjakan binatang kesayangannya. Tak hanya itu, bagi para pet lovers yang ingin berpergian jauh dan bingung mau menitipkan pet nya, bisa ditempat kami juga. Disini kami menyediakan hotel pula untuk para pet berikut perawatan selama pet ini menginap,” ujarnya.

Terkait kebersihan, pihak Pet Kingdom juga telah menyediakan sanitasi khusus pembuangan limbah yang dihasilkan para hewan.

“Kalau kotoran dan bulu kita ada tempat khusus. Kita sediakan septic tank khusus supaya tidak terjadi pencemaran. Begitu pun bulu hasil grooming juga kita buang terpisah tempatnya dan tidak dibuang sembarangan,” imbuhnya.**Baca juga: Musim Tax Amnesti, Industri Properti di Tangsel Diklaim Naik.

Sementara untuk harga, para owner tidak perlu khawatir karena harga pun relatif murah untuk lokasi dan konsep yang cukup elegan tersebut. Harga yang disediakan berbagai macam jenis tergantung pelayanan yang diinginkan, mulai Rp75 ribu sampai Rp1 juta.(tia)




Musim Tax Amnesti, Industri Properti di Tangsel Diklaim Naik

Ilustrasi (bbs)

Kabar6-Program nasional pengampunan pajak atau tax amnesty, diklaim berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan industri properti.

Tak tanggung-tanggung, peningkatan permintaan hingga tiga kali lipat dialami oleh pengembang yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Division Head Marketing Nava Park di Serpong, Setia Iskandar mengatakan, program pengampunan pajak di periode I dan II tahun 2016 lalu, mampu mengerek kinerja penjualan properti. Bahkan hingga tiga kali lipat dari sebelum penerapan tax amnesty.

“Setelah tax amnesty orang memang lebih berani untuk beli lagi. Peningkatan minat kita dua sampai tiga kali lipat di periode tax amnesty,” katanya, Kamis (26/1/2017).

Iskandar mengaku, pihaknya berhasil membukukan penjualan properti hingga Rp300 miliar lebih. Catatan angka itu selama kurun waktu tiga bulan terakhir di periode 2016.

“Untuk tiga bulan terakhir 2016 sampai Desember, Kami bukukan penjualan hingga Rp300 miliar,” ujarnya.

Pihaknya berharap, di periode III program pengampunan pajak tahun 2017 ini, kinerja penjualan properti bisa sebagus periode I dan II pengampunan pajak.

“Kita belum bisa pastikan, karena pasar juga melihat kondisi keamanan dan politik, tapi tentu harapan kami penjualan tahun ini lebih baik dari tahun 2016. Tinggal tunggu momen saja,” bilangnya.

Navapark merupakan pengembang kawasan super premium di kawasan BSD. Pihaknya mengklaim, fasilitas penunjang yang diberikan adalah yang terbaik di kelas papan atas.

“Setiap yang kita ciptakan disini standar bintang lima, memang target Navapark adalah orang-orang yang mau punya gaya hidup premium. Kita targetkan memang kalangan atas,” ujar Iskandar.(yud)




World of Wonders Citra Raya, Wisata Sambil Belajar

World of Wonders Citra Raya.(ist)

Kabar6-Libur Natal telah tiba. Sebagaimana lazimnya, warga memanfaatkannya dengan berekreasi bersama keluarga.

Dan, salahsatu lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat yakni Wahana Edukasi Anak di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (25/12/2016).

Ya, di wahana ini, anak-anak akan diajarkan untuk mengenal bangunan yang menjadi keajaiban di dunia. Seperti melihatd ari dekat miniatur Menara Pisa, Candi Borobudur hingga Tembok Cina.

“Di sini ada edukasi World of Wonder. Jadi anak-anak tahu bangunan yang jadi keajaiban di dunia,” ungkap Nur, salah seorang pengunjung asal Pekalongan.**Baca juga: Curi Motor Saat Dzikir Akbar, Suryana Nyaris Dibakar Warga Cilegon.

Manajemen Edukasi World of Wonder, Bisri Mustofa mengatakan, selain disuguhi dengan miniatur tujuh keajaiban dunia, pengunjung juga disuguhi dengan aneka wisata kuliner.**Baca juga: 2017 Beroperasi, Tol Trans Sumatera Terintegrasi dengan Tol Tamer.

“Tiket masuknya Rp75 ribu. Kalau mau datang ke sini , idealnya bawa anak-anak. Biar sekalian belajar,” ujarnya.(rani)




Bupati Zaki: QBig BSD City Beri Kontribusi Pembangunan di Kabupaten Tangerang

Bupati Zaki berbincang bersama Menteri Enggartiasto Lukita.(hms)

Kabar6-Berdirinya QBig BSD City, diyakini memberikan kontribusi pembangunan di Kabupaten Tangerang.

 
Demikian dikatakan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, usai meresmikan pusat perbelanjaan terbaru dan modern di Tangerang tersebut, Jumat (16/12/2016).

“Terciptanya lapangan pekerjaan baru serta pemberdayaan pelaku usaha kecil dan mikro. Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Manajemen Sinar Mas Land  yang telah menambah satu lagi objek wisata belanja di Kabupaten Tangerang,” ungkap Zaki.

Sementara, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita menyebut, bila tingkat pertumbuhan ekonomi suatu daerah dapat diukur dari indikator perekonomian.

Yaitu, jumlah perputaran uang yang selalu meningkat, yang menunjukkan bahwa aktivitas kegiatan di daerah tersebut sangat tinggi.

“Salah satu bentuk aktivitas tersebut adalah transaksi perdagangan pada pusat-pusat perbelanjaan dan toko modern yang ada,” katanya.**Baca juga: Polresta Tangerang Ajak GP Ansor dan KNPI Amankan Natal dan Tahun Baru.
 
Berdirinya sebuah mall, menurut Enggartiasto, merupakan suatu kemajuan yang sangat signifikan di bidang perekonomian dan peningkatan taraf hidup masyarakat di suatu daerah.**Baca juga: QBig BSD City Resmi Dibuka.

“Peresmian ini memiliki arti penting dan bernilai strategis bagi Kabupaten Tangerang. Karena memberikan andil dalam upaya mewujudkan Kabupaten Tangerang sebagai destinasi wisata belanja yang akan memberikan efek pada pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.(hms/az).




QBig BSD City Resmi Dibuka

Bupati Zaki dan Menteri RI Enggartiasto Lukita membuka QBig BSD City.(hms)

Kabar6-Qbig BSD City kini resmi dibuka. Peresmian pusat perbelanjaan terbaru itu dilakukan oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dan Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Jumat (16/12/2016).

Sedianya, Qbig BSD City berada di Jalan BSD Raya Utama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

CEO Retail & Hospitality Sinar Mas Land, Alphonzus Widjaja mengatakan, QBig BSD City menyediakan produk rumah tangga yang sangat lengkap dengan kualitas terbaik untuk setiap keluarga.

Dengan kehadiran QBig BSD City, Sinar Mas Land menyediakan sebuah alternatif konsep berdagang yang inovatif dan kreatif bagi para retailer dan konsumen, untuk mendapatkan pengalaman berbeda dalam berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga sehari-hari.**Baca juga: Polresta Tangerang Ajak GP Ansor dan KNPI Amankan Natal dan Tahun Baru.
 
“QBig BSD City akan memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda dan berkesan, yang belum pernah ada di Indonesia. QBig merupakan Retail Complex yang nyaman dengan konsep Power Center’ dengan fasilitas ramah dan hijau bagi anggota keluarga,” paparnya.(hms/az)




Tangsel Raih UKM Pangan Award 2016

Irma pengusaha Sagon Bakar (tengah) saat menerima penghargaan.(asri)
Irma pengusaha Sagon Bakar (tengah) saat menerima penghargaan.(asri)
Irma pengusaha Sagon Bakar (tengah).(asri)

Kabar6-Sebanyak 20 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berhasil meraih prestasi dan mendapatkan penghargaan UKM Pangan Award 2016, yang dihelat Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.

Sagon Bakar hasil produksi Irma Husnul Hotimah, warga Pamulang Tangerang Selatan sukses merebut posisi pertama kategori ‘Lomba Produk Makanan Camilan Kelompok Usaha Mikro-Kecil’, dan berhak mendapatkan trophy, piagam dan uang pembinaan dari BRI sebesar Rp12 juta.

Kepala Bidang (Kabid) Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Ferry Fayacun, menyatakan rasa bangganya akan produk UKM yang ada di Tangsel.

“Bersyukur salah satu UKM Tangsel yakni Sagon Bakar bisa lolos verifikasi dan akhirnya memenangkan penghargaan. Tahun berikutnya kami berharap akan semakin banyak UKM Tangsel yang bisa meraih penghargaan, baik dalam kontes Pangan Award atau yang lainnya. Penghargaan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha UKM itu sendiri”, tutur Ferry.

Ditambahkan, Disperindag Tangsel berkomitmen untuk terus membina para UKM Tangsel. Para UKM binaan akan mendapatkan fasilitas izin produksi, BPOM,  barkot, label halal dan kemasan, secara cuma-cuma. Hal ini sebagai langkah awal bagi pengembangan usaha mereka. ** Baca juga: Rayakan HUT Ke-30 Tahun, CNI Makin Eksis

Sementara itu, usai menerima penghargaan, Irma sang pembuat Sagon menyatakan rasa senangnya akan award tersebut. Irma berharap masyarakat akan semakin mengenal Sagon Bakar buatannya sebagai icon ciri khas makanan atau oleh-oleh kota Tangsel.(asri)




Rayakan HUT Ke-30 Tahun, CNI Makin Eksis

Peluncuran produk terbaru CNI.(asri)
Peluncuran produk terbaru CNI.(asri)
Peluncuran produk terbaru CNI.(asri)

Kabar6-Bertajuk “Your Global Partner To Success”, PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) merayakan ulang tahun ke-30 tahun di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Sabtu kemarin.

Lebih dari 2.500 member hadir sekaligus mengikuti CNI International Convention (CIC). Tahun ini, bisnis multi level marketing (MLM) CNI sudah hitungan tiga dasawarsa, sejak resmi berdiri di Bandung pada 1 Oktober 1986.

CEO CNI Corporation, Sam Cheong, mengatakan bahwa dalam 30 tahun berkiprah CNI tidak hanya mampu mempertahankan eksistensinya, namun telah berkembang menjadi perusahaan global yang beroperasi pada sembilan negara selain Indonesia.

“Di bawah manajemen CNI Corporation di Malaysia, CNI telah beroperasi di Filipina, Malaysia, Singapura, Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Brunei Darussalam, Myanmar, Vietnam, dan Thailand,” paparnya.

Menurut Sam Cheong, ada beberapa faktor mengapa CNI bisa terus berekspansi yaitu, CNI memiliki lebih dari 500 jenis produk berkualitas dengan menjalankan filosofi bisnis bernilai berkonsep direct selling product (MLM).

Kedua, bisnis ini ternyata terbukti menyejahterakan dan meningkatkan taraf hidup anggotanya. Ketiga, budaya saling berbagi antara seluruh pihak di CNI, baik perusahaan maupun para anggota.

Sementara itu, CEO CNI Indonesia, S. Abrian Nathan, dalam kesempatan yang sama lebih banyak mengungkap strategi yang akan ditempuh CNI agar tetap eksis di masa datang. Disebutkan, CNI melakukan terobosan pemasaran produk dengan mengkombinasi antara jalur MLM dengan pemasaran digital atau e-commerce.

Melalui strategi itu, dikatakan Nathan, ternyata cukup ampuh, terlihat dari angka pertumbuhan penjualan berbasis online yang tumbuh lebih dari 100 persen. “Ini merupakan angin segar bagi perkembangan dan masa depan bisnis MLM,” ujarnya.

Hal yang tak penting selalu berinovasi dalam mengembangkan produk baru. Dalam kesempatan ini, CNI meluncurkan varian baru yaitu CNI Ginseng Coffee Kuattt. Produk yang diklaim akan memberi manfaat bagi stamina pria tersebut diharapkan akan menjadi bintang baru CNI di masa depan.

Saat ini, kata dia, terdapat lima produk unggulan yang telah menjadi bintang CNI yaitu Ester-C Plus, Sun Chorella, Kopi Ginseng, Nutrimoist, SC 88 Laundry Detergen. Semua produk CNI ini kandungan lokalnya mencapai 80 persen yang diproduksi oleh anak usaha yakni PT Sukses Abadi Farmindo (SAF).

CNI sendiri merupakan perusahaan MLM lokal pertama di Indonesia. Produknya berorientasi pada kesehatan yang mudah menarik minat konsumen Indonesia. ** Baca juga: JAPFA Ajak Anak Cikupa Lestarikan Kearifan Lokal

“Kami telah membuktikan mampu eksis dan tumbuh besar sehingga membuka cabang di berbagai negara. Ini sebagai bukti di usia yang ke-30 tahun CNI membantu menyehatkan bangsa,” ujar Head of Marketing Supporter PT CNI, Marselinus Ferdinand.(asri)




JAPFA Ajak Anak Cikupa Lestarikan Kearifan Lokal

Para
 Para
Para “Koki Kecil” saat beraksi mengolah masakan.(JAPFA)

Kabar6-Keberadaan makanan cepat saji saat ini sudah menggeser keanekaragaman pangan lokal. Salah satu daya tarik yang dimiliki makanan tersebut adalah praktis dan memiliki warna yang memikat anak-anak untuk mengkonsumsinya. Padahal makanan tersebut belum tentu mengandung gizi yang seimbang untuk mendorong tumbuh kembang anak.

Hal inilah yang mendorong PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) menggelar kegiatan Kampanye Gizi JAPFA4Kids di Cikupa, Tangerang, untuk memberikan pengetahuan lebih, guna mendukung anak Indonesia sehat dan peduli gizi, pada 24-25 Oktober 2016 lalu.

“Asupan gizi anak harus diperhatikan, di sini kami ingin membimbing anak-anak untuk mengenal pola hidup yang baik dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan gaya hidup yang sehat,” ujar Artsanti, VP Head of Public Relations JAPFA.

Dalam rangkaian kegiatan JAPFA4Kids, delapan kelompok siswa perwakilan dari SDN 1 dan 2 Cikupa mengikuti perlombaan “Koki Kecil”. Di sini anak-anak dituntut untuk menyajikan panganan dengan memanfaatkan kearifan lokal. JAPFA ingin menginisiasikan bahwa makanan bergizi sebenarnya bisa kita dapatkan dari lingkungan sekitar kita.

“Keunikan dan kreativitas anak dalam memasak juga menjadi salah satu indikator penilaian dalam perlombaan ini,” jelas Artsanti.

Kebersihan alat memasak & kandungan gizi makanan pun patut diperhatikan.(JAPFA)
Kebersihan alat memasak & kandungan gizi makanan pun patut diperhatikan.(JAPFA)

Tidak sekadar berlomba, JAPFA bekerjasama dengan Trouw Nutrition mengadakan kelas edukasi bagi anak-anak sebelum dan sesudah memasak.

Sebelum memasak, anak-anak diberikan arahan dalam pengunaan alat memasak dengan benar dan tetap menjaga kebersihan selama proses memasak. Kali ini mereka diajak untuk mengevaluasi apakah bahan masakannya sudah mengandung gizi yang seimbang.

Kampanye Gizi JAPFA4Kids juga diisi dengan Pelatihan Dokter Kecil, Pelatihan dan Eksebisi Catur Simultan, Gebyar Budaya, Pemeriksaan Kesehatan serta Pembagian Paket Gizi untuk para siswa.

Tidak ketinggalan, para karyawan sekolah juga mendapatkan Pelatihan Manajemen Tata Kelola Sekolah berbasis 5S dari Jepang. “Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong terbentuknya budaya bersih, rapi, dan tertata di sekolah sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk belajar,” tambah Artsanti.

JAPFA berkomitmen untuk mendampingi anak-anak Indonesia dalam pertumbuhannya. Sejak 2008, Kampanye Gizi JAPFA4Kids bertema “Anak Indonesia Sehat dan Peduli Gizi” dilaksanakan untuk terus mengawal generasi penerus Indonesia. Dan kini telah menyentuh 613 sekolah dengan 106.732 anak dan 6.823 guru. ** Baca juga: Harga Lebih Murah, WeShop Pelopor E-Commerce Lintas Batas

Sebagai perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan serta produksi vaksin hewan, JAPFA akan terus mendukung generasi penerus Indonesia, sesuai dengan visi perusahaan “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”.(Irs)




Harga Lebih Murah, WeShop Pelopor E-Commerce Lintas Batas

Peluncuran Regional WeShop.(ist)

Kabar6-WeShop Global Group, pionir regional e-commerce lintas batas dari Singapura, Kamis (20/10/2016) mengumumkan investasi senilai tujuh digit USD pada platform belanja lintas batas pertama di Indonesia.

Melalui portal lintas batas ini, masyarakat Indonesia dapat dengan mudah membeli jutaan produk original yang tinggi permintaannya dari Amerika Serikat dan negara maju lainnya, dan tidak tersedia atau mahal di dalam negeri.
 
Ya, sedianya ada lebih dari 200 juta produk yang bersumber dari marketplace papan atas seperti Amazon dan eBay yang sekarang dapat dibeli oleh masyarakat melalui WeShop Indonesia.

Pembeli online dapat mencari jutaan produk yang tidak tersedia atau lebih mahal di dalam negeri, atau lebih murah hingga 70 persen daripada membeli di toko dalam negeri.

Pembayaran pertama harga produk adalah dalam IDR dan dapat dilakukan dengan metode pembayaran dalam negeri apa saja, sebelum barang pesanan dikirim ke alamat pembeli dalam 3 minggu, pajak dan biaya lainnya dibayar secara terpisah sebelum pengiriman.

Untuk produk yang tidak tersedia di platform, customer dapat dengan mudah mengirimkan link website toko online di luar negeri lainnya ke www.weshop.co.id, untuk membeli dan mengirim pesanan tersebut dengan mudah dan tanpa rasa khawatir.
 
WeShop Indonesia dapat memberikan layanan tersebut berkat adanya jaringan logistik WeShop Global yang efektif di 6 negara Asia Tenggara dan Amerika Serikat yang beroperasi dengan model konsolidasi untuk menekan harga transaksi lintas batas.

Mengenai kekhawatiran terhadap risiko, WeShop Indonesia juga menyediakan layanan pelanggan untuk mewakili customer. WeShop menangani setiap komplain dengan penjual di luar negeri, bilamana ada masalah dengan barang yang diimpor.
 
Founder dan CEO WeShop Global Group, Mrs. Emme Dao memastikan, bahwa belanja lintas batas adalah tren yand sedang booming di e-commerce.

Bahkan tumbuh dua kali lipat lebih cepat daripada total keseluruhan pasar B2C dan 5 kali lebih cepat dibandingkan dengan perdagangan lintas batas global hingga 2020.

“Ini berkat layanan yang menjembatani ketersediaan barang diantara negara-negara. Bagaimanapun, biaya logistik, metode pembayaran yang rumit dan risiko, adalah beberapa hambatan bagi customer online untuk diatasi,” ujarnya.

Dan, dengan menawarkan fasilitas layanan lintas batas di antara pembeli dalam negeri dan penjual di luar negeri, Weshop.co.id menjadikan transaksi belanja di luar negeri seperti di dalam negeri.

“Sehingga setiap customer di Indonesia sekarang dapat belanja dari mana saja di dunia dengan penuh percaya diri dan bebas khawatir,” ujarnya.
 
Sementara, Mr Fadli Syafni, dari salah satu rumah sakit di Medan, yang merupakan pelanggan setia WeShop mengatakan, pihaknya selalu mencari peralatan berkualitas terbaik dari produsen terkenal dunia di WeShop.

“Tentunya, semua itu bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.Dan, belanja di WeShop untuk produk-produk tersebut menjadi solusi terbaik. Kami baru saja melakukan pemesanan ketujuh puluh kalinya, dan tentu saja akan terus berlanjut,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan ini, Nexttech Group of Technopreneurs dan Haspro Holdings Sdn. Bhd. mengumumkan investasi sebesar tujuh digit USD dan jumlah lainnya.

Itu dilakukan untuk mendorong e-commerce lintas batas di Indonesia, kedua investor akan memiliki kursi Board of Director, sementara NextTech akan menjadi Presiden Direktur perusahaan.

Dana itu akan digunakan untuk mempromosikan keuntungan belanja lintas batas pada pelaku belanja online dalam negeri dan menguatkan operasional serta layanan pelanggan WeShop Indonesia dan negara lainnya di Asia Tenggara.

Mr Philippe Nguyen, Presiden Direktur NextTech dan Mr Charles Ng yang mewakili Haspro mengatakan, sebagai investor regional di perusahaan-perusahaan teknologi yang sedang berkembang pesat, pihaknya akan bersama-sama melihat potensi WeShop, untuk mengubah cara masyarakat mengimpor dan mengekspor melalui e-Commerce.

“Hal ini mirip dengan apa yang telah dilakukan Uber dengan sukses di industry transportasi, di bawah perspektif memberikan keuntungan nyata bagi konsumen versus cara belanja tradisional,” ujarnya.(ir)

**Baca juga: BSD City, Pionir Kota Pintar Berbasis Digital.