1

Pengedar Pil Koplo Ditangkap Satresnarkoba Polres Serang

Kabar6- Sempat mencoba kabur melalui pintu belakang, KU (21) pengedar pil berhasil diringkus personel Satresnarkoba Polres Serang.

Pria pengangguran ini dicokok di rumahnya di Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang pada Selasa (20/02) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari tangan tersangka diamankan 182 butir pil tramadol yang disembunyikan di bawah kasur.

Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko melalui Kasatresnarkoba AKP M Ikhsan mengatakan awal penangkapan dilakukan setelah Tim Opsnal Satresnarkoba memperoleh informasi dari masyarakat bahwa KU mengedarkan narkoba.

“Berbekal dari informasi tersebut, Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Wawan Setiawan kemudian melakukan pendalaman informasi, setelah mendapatkan identitas pelaku, petugas melakukan penangkapan di rumah tersangka,” kata Ikhsan pada Rabu (21/02/2024).

Saat petugas datang, tersangka yang ada dalam rumah mencoba melarikan diri melalui pintu belakang. Namun karena lokasi sudah dikepung, tersangka KU berhasil ditangkap.

**Baca Juga: Sekda: Sinergi, Kunci Percepatan Implementasi Tangerang Satu Data Satu Peta

“Saat itu juga, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan obat keras jenis tramadol yang disembunyikan di bawah kasur. Kami juga mengamankan uang hasil penjualan serta handphone yang dijadikan sarana transaksi,” ucap Ikhsan.

Dalam pemeriksaan, lanjut Ikhsan, tersangka KU mengakui jika obat keras tersebut miliknya. Obat keras jenis tramadol tersebut dibeli dari AN (DPO). “Hanya saja tersangka AK tidak mengetahui tempat tinggalnya karena transaksi dilakukan di jalanan di sekitar Tanah Abang,” jelasnya.

Tersangka KU mengakui sudah 4 bulan melakukan bisnis jual beli narkoba. Bisnis haram tersebut sengaja dilakukan karena dirinya menganggur dan keuntungan menjual obat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ngakunya terpaksa menjual obat karena nganggur dan keuntungannya dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Barang bukti dibeli dari daerah Tangerang namun penjualnya tidak diketahui lebih dalam,” tandasnya.

Atas perbuatannya, tersangka KU dijerat Pasal 435 Jo 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.




Kekurangan Logistik, PSU Dua TPS di Kota Serang Diundur

Kabar6-Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) batal melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Serang dari empat yang yang direkomendasikan Bawaslu.

Rencananya dua TPS yang dilakukan PSU diagendakan pada hari Sabtu (24/2/2024). Dua TPS itu diantaranya TPS 07 Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug dan TPS 21 Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen.

Komisioner KPU Kota Serang, Hanfia mengatakan, PSU di dua TPS tersebut di tundak akibat kekurangan logistik.

“Kita sudah lapor ke pusat karena untuk percetakan surat suara itu kewenangannya ada di provinsi,”kata Hanifa, Rabu (21/2/2024).

“Baca Juga:Bawaslu Banten Imbau Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Real Count Resmi KPU

Menurutnya, KPU enggan memaksakan PSU hari ini, khawatir akan terjadi PSU ulang. Apalagi animo masyarakat di dua TPS tersebut cukup tinggi.

“Memang logistiknya kekurangan karena kalau kita paksakan animo masyarakat tinggi jadi kita khawatir nantinya malah terjadi PSU lagi,”ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di dua dari empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari Rabu (21/2/2024).
Dua TPS tersebut adalah TPS 01 Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Curug dan TPS 024 Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan.(Aep)

 




KPU Kota Serang Gelar PSU di Dua TPS, Ini Penyebabnya

Kabar6- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di dua dari empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari Rabu (21/2/2024).

Dua TPS tersebut adalah TPS 01 Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Curug dan TPS 024 Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan.

Komisioner KPU Kota Serang, Hanfia, menuturkan bahwa PSU di kedua TPS tersebut berjalan lancar dan antusiasme pemilih cukup tinggi.

“Alhamdulillah, PSU di TPS 01 Banjarsari dan TPS 024 Sepang berjalan lancar dan antusias warga juga alhamdulillah bagus. Ini juga karena upaya kita untuk menjaga partisipasi pemilih,” ujar Hanfia.]

**Baca Juga:Bawaslu Banten Imbau Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Real Count Resmi KPU

Lebih lanjut, Hanfia menjelaskan bahwa penyebab PSU di dua TPS tersebut berbeda. Di TPS 01 Banjarsari, PSU dilakukan karena kelalaian KPPS yang lupa menandatangani surat suara.

“Untuk di Banjarsari, tidak ada pergantian KPPS. KPPS yang lama tetap bertugas. Sedangkan di Bendung Kasemen, ada dua anggota KPPS yang diganti karena tidak siap secara psikologis atau mental,” jelas Hanfia.

Hanfia optimis partisipasi pemilih di dua TPS yang akan melaksanakan PSU pada hari meningkat berkat kerjasama dengan semua pihak.

“Alhamdulillah, partisipasi pemilih di dua TPS yang hari ini dilaksanakan PSU meningkat. Kita sudah melakukan antisipasi dengan melakukan sosialisasi di masjid dan bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih,” kata Hanfia.(Aep)




Jelajahi Wisata Bahari di Pulau Tunda Banten

Kabar6-Perjalanan backpacker selama 3 hari 2 malam ke Desa Wisata Pulau Tunda di Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan yang berkunjung.

Letak Desa Wisata Pulau Tunda sangat strategis sebagai tujuan wisata karena aksesnya tidak jauh dari Kota Serang, ibu kota Provinsi Banten.

Perjalanan dari darat ke laut dimulai dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Di sini, pengunjung dapat melihat keramaian Dermaga Karangantu yang dipenuhi kapal modern, kapal motor penumpang, dan perahu nelayan di sekitar pelabuhan.

Di sekitar pelabuhan, terdapat rimbunan hijau pohon mangrove yang membentang di sepanjang Pantai Gope. Tak jauh dari situ, banyak aktivitas warga dan wisatawan yang santai sambil memancing ikan di pinggir pantai.

Sepanjang perjalanan laut dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menuju Pulau Tunda, pengunjung atau para wisatawan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa.

Ombak laut biru yang tenang mengiringi pelayaran wisatawan selama 2 jam menuju Pulau Tunda. Di sana, pengunjung dapat menginap di Homestay Cemara, tempat penginapan yang dikelola oleh pelaku wisata lokal.

Desa Wisata Pulau Tunda memiliki potensi wisata alam lengkap berupa wisata bahari, wisata pulau, dan wisata budaya.

Wisata alam bahari menjadi daya tarik utama yang dapat dinikmati oleh wisatawan, seperti ekowisata alam bawah laut seperti snorkeling, diving, dan memancing ikan di perairan laut Pulau Tunda yang masih lestari sebagai habitat ikan.

Sedangkan wisata alam pulau juga menarik, dengan aktivitas seperti susur pantai, jungle trekking, wisata edukasi konservasi terumbu karang, dan penanaman mangrove sebagai bagian dari pariwisata berkelanjutan.

Selain itu, wisata budaya yang dapat kita saksikan adalah bagaimana kearifan lokal warga setempat dan ekosistem laut saling menghidupi. Pulau Tunda memiliki potensi kekayaan alam yang berlimpah dan masih terjaga, mulai dari kekayaan laut hingga darat yang perlu dilestarikan.

**Baca Juga: Terobosan Brilian Arie Triyono: Peternakan Terintegrasi di Balaraja Dapat Dukungan Penuh Ridwan Kamil

Desa Wisata Pulau Tunda dikelola oleh warga lokal, terutama pemuda, yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jala Tunda, didukung oleh organisasi kemasyarakatan setempat seperti Karang Taruna, PKK, KTN Mitra Bahari, serta melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dalam pengelolaan desa wisata.

Pokdarwis Jala Tunda juga berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah setempat dalam pelatihan SDM pariwisata, mendapatkan hibah bantuan fisik dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, serta melakukan kemitraan dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Forum Komunikasi Pokdarwis Kabupaten Serang.

Di Desa Wisata Pulau Tunda, warga lokal sudah menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan dengan komitmen menjaga ekosistem terumbu karang, biota rumput laut, dan habitat pohon mangrove. Air tanah di Pulau Tunda tetap berasa tawar karena air laut yang akan masuk ke dalam pulau terserap terlebih dahulu oleh ketiga komponen tersebut.

Akses listrik di Pulau Tunda menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan penerangan masih terbatas, hanya beroperasi 12 jam sehari mulai jam 6 malam sampai jam 6 pagi. Oleh karena itu, suasana di Pulau Tunda terasa tenang dan damai.(*/Red)




Kakek dan Nenek Ini Butuh Bantuan, Dibanding Kisruh Politik

Kabar6-Ditengah hingar bingar perpolitikan nasional, masyarakat dilapisan paling bawah masih banyak yang membutuhkan kerja nyata dan uluran tangan. Seperti yang dialami Ibrahim dan Jasimah, mereka tak mengerti politik, yang mereka tahu, cara bertahan hidup setiap hari dan dapur tetap ngebul untuk mengisi perutnya yang lapar.

Ibrahim sudah tak muda lagi, kini usianya 71 tahun. Kakek sepuh itu tinggal bersama istrinya yang sudah renta, Jasimah namanya dan berusia 52 tahun. Perjuangan mereka tak mudah, karena harus merawat anaknya yang mengalami gangguan jiwa.

Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, secara bergantian mereka mengemis di sekitar Pontang maupun Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten. Rumahnya pun sudah tidak layak huni, karena rusak dibanyak titik. Bahkan sempat runtuh, karena tak memiliki biaya untuk merenovasinya.

Mereka tinggal di Kampung Legon, Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa, sebuah permukiman di bagian Utara Kabupaten Serang, Banten.

“Rumahnya udah reot udah banyak bangunan yang rusak, karena rumahnya bangunan lama. Rumahnya juga sebagian roboh karena udah gak kuat,” ujar Jasimah, dalam bahasa Jawa Serang atau Jaseng, ditemui di kediamannya, Senin, 19 Februari 2024.

Meski di usia renta, mereka harus terus mencari sebutir beras untuk makan keluarga. Sebelum jadi pengemis, baik Ibrahim maupun Jasimah bekerja sebagai buruh serabutan, seperti menjadi kuli cuci, dengan penghasilan sekitar Rp 25 ribu per hari. Kian hari, mereka sulit mencari nafkah dengan bekerja. Sehingga memaksanya menjadi pengemis.

Bahkan hasil mengemis pun kerap tak cukup untuk makan mereka sehari-sehari. Ditambah, usia yang sudah renta, membuat gerak Jasimah dan Ibrahim terbatas, karena tenaga tak sekuat saat masih muda dulu.

“Jangankan buat bangun rumah, buat makan sehari-hari aja mengandalkan pemberian dari orang dermawan, ibu juga kadang kuli cuci di rumah tetangga itu pun kalo ada yang minta,” terangnya.

Sebuah kisah dan perjuangan hidup yang harus mereka perjuangkan di masa tua, agar dapur tetap ngebul dan perut terisi meski dengan segala keterbatasan yang ada.

**Baca Juga: Jokowi Sebut Harga Beras Naik Akibat Gagal

“Kepaksa minta bantuan untuk nyambung idup,” tuturnya perlahan.

Kisah hidup Jasimah dan Ibrahim pun sampai ke telinga Pemuda Desa Bersatu, dengan ala kadarnya, mereka memberikan sedikit bantuan berupa beras dan uang tunai. Anak muda ini berharap, sedikitnya bisa meringankan beban kakek dan nenek tersebut.

Sebagai kaum milenial di Serang Utara, mereka sengaja memberikan bantuan setelah pemilu selesai, agar tidak ada motif politik dan terkena semprit pengawas pemilu.

“Kami Pemuda Desa Bersatu melihat kondisi keluarga Bapak Ibrahim, kami berinisiatif dapat mengurangi sedikit beban yang di alami oleh keluarga beliau,” ujar Dadang Sudisman, Koordinator Pemuda Desa Bersatu, Senin, 19 Februari 2024.

Dadang bercerita santunan yang dilakukan Pemuda Desa Bersatu bukan hanya kepada Kakek Ibrahim dan Nenek Jasimah saja. Namun ke sejumlah orang yang memang membutuhkan bantuan di wilayah Serang Utara, Kabupaten Serang, Banten.

“Kami mengetuk pintu sejumlah rumah yang kami anggap pantas kami bantu, khususnya orangtua,” jelasnya.

Proses penghitungan suara sedang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Pemuda Desa Bersatu berharap semua lapisan masyarakat, para capres cawapres, partai politik maupun berbagai masyarakat tidak membuat gaduh. Karena masyarakat dilapisan terbawah yang tidak mengerti politik, bisa menjadi korban.

“Kami harap semua menjaga kedamaian Pemilu 2024. Lebih baik turun kebawah, melihat kondisi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita semua,” tuturnya.(Dhi)




Pemkab Serang Kembali Raih Penghargaan KASN

Kabar6- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kembali meraih penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Republik Indonesia. Penghargaan diberikan atas kinerja Pemkab Serang dalam proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Penerimaan penghargaan diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna di
Aula Gedung Sate Bandung, Jumat (16/2/2023). Pemberian penghargaan dirangkaikan dengan kegiatan Pengawasan Pengisian Jabatan Tinggi Tahun 2023.

Nanang mengatakan, KASN telah melaksanakan pengawasan dan penilaian terhadap pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), baik melalui mutasi maupun seleksi terbuka (open biding). Hal tersebut dilakukan terhadap pemerintah provinsi, kabupaten/kota seluruh Indonesia tahun 2023.

“Pemerintah Kabupaten Serang dalam hal ini Ibu Bupati Serang, mendapatkan penghargaan kategori tertinggi yaitu dengan nilai sangat baik atas pelaksanaan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tahun 2023,” ujar Nanang melalui siaran pers, Minggu (18/2/2023).

Menurutnya, penghargaan ini didapat atas konsistensi dan komitmen Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam menjalankan aturan pada proses pengisian jabatan di semua organisasi perangkat daerah (OPD).

**Baca Juga: Kandang Ternak 20 Meter di Kampung Bulak Tangsel Belum Ditanggul Picu Banjir

“Setiap jabatan diisi oleh aparatur yang telah melakukan asesmen, dengan penguatan kompetensi dan kapasitasnya. Kami bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri dalam pelaksanaan kebijakan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Surtaman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya untuk peningkatan kinerja aparatur. Berbagai program telah berjalan dengan baik.

“Mulai dari program atau kebijakan pengisian jabatan, peningkatan kompetensi pegawai, hingga soal administrasi kepegawaian. Berbagai sistem aplikasi pun kami jalankan untuk peningkatan disiplin dan kinerja pegawai,” ujar Surtaman.

Termasuk dalam proses penyetaraan jabatan mengacu pada amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021. Di Provinsi Banten, Pemkab Serang termasuk pemda yang patuh menjalankan aturan tersebut.

“Insya Allah, sistem yang telah kami jalankan ini, merupakan bagian dari peningkatan kinerja, yang kemudian berimplikasi pada pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Surtaman.(aep)




Bareng Finalis Putri Indonesia, PJ Gubernur Promosikan Wisata Teluk Banten

Kabar6-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar dukung pariwisata bahari Teluk Banten. Menurutnya banyak yang dapat dieksplor wisata bahari di Provinsi Banten khususnya wilayah teluk Banten dengan rekreasi beragam jenis aktivitas seperti wisata pantai, pulau, snorkeling dan lain-lain.

“Ada banyak yang bisa dieksplor dalam wisata bahari di Teluk Banten ini. Ada kawasan konservasi perairan, pesisir, dan pulau-pulau kecil,” ungkap Al Muktabar saat berada di Pulau Lima Kota Serang, Minggu (18/2/2024).

Al Muktabar bersama Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti, Finalis Puteri Indonesia Banten 2 Latisa Maura dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten meninjau langsung fasilitas pendukung, potensi wisata, karakter wisata yang berada di Teluk Banten salah satunya di Pulau Lima Kota Serang.

Dikatakan para wisatawan dapat memanfaatkan daya tarik potensi lingkungan seperti pantai dan laut, karakter ekosistem, hutan mangrove yang berada di Karangantu Kasemen, serta wisata religi yang berada di Kawasan Banten Lama.

**Baca Juga: Jatah 10 Kursi Caleg DPR-RI Asal Tangerang Raya, Suara Airin Terbanyak

“Kekayaan maritim ini yang membuat potensi wisata bahari di Provinsi Banten indah dan memiliki keunikannya masing-masing,” pungkas Al Muktabar.

Sebelumnya, Al Muktabar bersama Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti, Finalis Puteri Indonesia Banten 2 Latisa Maura dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten melakukan penanaman pohon mangrove di Smart Fisheries Village Politeknik Ahli Usaha Perikanan Karangantu, Kota Serang. Penanaman pohon mangrove tersebut sebagai upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah pesisir.(Aep)




Al Muktabar Dorong Sebaran Mangrove Makin Luas di Kawasan Teluk Banten

Kabar6-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendorong sebaran pohon mangrove semakin luas di Kawasan Teluk Banten.

Hal itu dikatakannya saat menanam mangrove di Smart Fisheries Village Politeknik Ahli Usaha Perikanan Karangantu, Kota Serang, Minggu (18/2/2024).

“Mangrove sangat baik untuk lingkungan. Saya berharap sebarannya lebih luas di Kawasan Teluk Banten,” kata Al Muktabar.

Penanaman mangrove sebagai bentuk pemeliharaan terhadap ekosistem di Kawasan Teluk Banten.

Hadir Pj Sekda Banten Virgojanti, Finalis Putri Indonesia 2024 Banten 2 Latisa Maura dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Banten.

**Baca Juga: Diskominfosatik Kabupaten Serang Fokus Beri Pelayanan di Bidang Digitalisasi

Menurut Al Muktabar, Kawasan Teluk Banten yang terawat akan mengaktifkan usaha perikanan kawasan. Mulai dari tambak ikan hingga tambak udang. Kawasan Pelabuhan Perikanan menjadi tumbuh.

Hal tersebut juga bagian dari memfasilitasi lapangan pekerjaan masyarakat, usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga wisata dan kuliner.

“Baik untuk pengembangan perekonomian dan pengendalian inflasi. Maka dari itu, laut sebagau sumber daya kuatharus dijaga dan dikelola supaya memberikan manfaat yang bagus,” pesan dia.(Nda)




Diskominfosatik Kabupaten Serang Fokus Beri Pelayanan di Bidang Digitalisasi

Kabar6-Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang tengah fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada bidang digitalisasi. Salah satunya dengan diluncurkannya Aplikasi Kabupaten Serang Terlayani Satu Pintu atau Serang Tatu, dengan menyiapkan semua layanan.

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang, Haerofiatna dalam pemaparannya pada Forum Lintas Perangkat Daerah Diskominfosatik Kabupaten Serang Tahun 2024 secara daring pada Jum’at, 16 Februari 2024.

”Kami fokus melayani masyarakat di bidang digitalisasi. Diskominfosatik Kabupaten Serang itu dilan atau digital melayani,”ujarnya.

Turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Rahmat Maulana perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang dan perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.

Haero menegaskan, bahwa Diskominfosatik Kabupaten Serang juga fokus terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE, Smart City, dan pelayanan digital. Oleh karena itu, untuk OPD-OPD di tahun 2024 ini semua pelayanan digital dapat dilaksanakan dan di tahun 2025 salah satunya tanda tangan digital.

”Mudah-mudahan di tahun 2024 sudah selesai untuk tanda tangan digital, sehingga teman-teman dalam membuat surat membuat apapun dalam bentuk digitalisasi dengan baik dengan mudah pastinya lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efisiensi,”katanya.

Haero juga berharap, pada tahun 2025 mendatang hasil analisa yang sudah disusun semuanya sudah bisa direalisasikan, sehingga perencanaan Renja (Rencana kerja) tahun 2025 tinggal d jalankan dengan tidak adanya perubahan.

”Mudah-mudahan ini menjadi bahan evaluasi semua OPD. Karenanya semua OPD memiliki peranan penting, semua OPD memiliki data-data yang penting semua OPD untuk dijadikan data evaluasi,”paparnya.

**Baca Juga: KPPS di Jelupang Tangsel Buka Kotak Suara Ambil Form C Sebelum Pleno

Sebab sambung Haero, jika merunut pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 Visi Kabupaten Serang terwujudnya Kabupaten Serang yang maju, sejahtera dan agamis. ”Kita harus semakin maju, sejahtera dan agamis,”ucapanya.

Sedangkan untuk misi Kabupaten Serang, kata Haero, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang prima didukung kapasitas birokrasi yang berintegritas, kompeten dan profesional. Maka, semua perangkat daerah pada misi ini kita perlu mengompakkan, mensinergikan agar pelayanan publik ini memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan kepada birokrasi sendiri.

”Sehingga hal-hal ini bisa terwujud daripada visi yang semakin maju, sejahtera dan agamis,”tandasnya.

Menurut mantan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Sekretariat DPRD ini, tidak mungkin jika visi ini terwujud tanpa ada kekompokan dari semua perangkat daerah yaitu dalam rangka tata kelola pemerintahan yaitu pelayanan publik yang prima.

”Mudah-mudahan dari teman-teman birokrasi selalu berintegrasi, kemudian kompeten dan profesional khususnya dalam bekerja,”tuturnya.

Mengingat, tambah Haero, tugas pokok diskominfosatik yakni merencanakan, mengatur, melaksanakan dan mengawasi serta melaporkan penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang kominfosatik yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 78 Tahun 2018.

”Kami berharap kepada tim Diskominfosatik untuk selalu mengawasi kemudian melaksanakan, serta merencanakan, dan mengatur pada poin ini adalah salah satunya forum OPD,”tuturnya.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Serang Rahmat Maulana mengajak agar semua OPD untuk bersinergi dengan diskominfosatik agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Maka, semua informasi yang akan disampaikan oleh OPD harus melalui diskominfosatik sebagai wakil Pemda Kabupaten Serang di bidang penyaluran informasi.

”Harus kita patuhi. Kedepan sinergikan kembali, buat surat edaran supaya bendera yang kita kibarkan atas nama pemda dalam hal ini pimpinan kita Bupati Serang, tidak boleh jalan sendiri,”tegasnya.(Aep)




Turunkan Angka Pengangguran, Disnakertrans Banten Optimalkan SMK hingga Perbanyak Pelatihan

Kabar6-Angka pengangguran di Provinsi Banten terus diupayakan ditekan dengan berbagai program.

Sektor ketenagakerjaan di Banten diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan dalam upaya menurunkan angka pengangguran.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Septo Kalnadi mengatakan, penurunan angka pengangguran menjadi komitmen pemerintah provinsi.

Ada sejumlah program yang akan difokuskan sebagai ikhtiar menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Banten.

“Mengoptimalkan SMK, mempersiapkan kompetensi dan kemampuan tenaga kerja dan calon tenaga kerja dengan memperbanyak pelatihan dan program pemagangan agar membentuk tenaga kerja yang kreatif dan mandiri,” kata Septo di Auditorium Disnakertrans Banten, KP3B Curug Kota Serang, Jumat (16/2/2024).

**Baca Juga: Perumahan Maharta di Tangsel Masih Dikepung Banjir, Rencana Tambah 2 Pompa

Peningkatan pelatihan keterampilan calon tenaga kerja juga menjadi fokus Disnakertrans Banten. Kata Septo, pihaknya memetakan kebutuhan masyarakat baik di dunia usaha maupun dunia industri.

“Kita sudah petakan kapasitas kebutuhan masyarakat pencari kerja di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Misalnya daerah pesisir yang berpotensi wisata, UMKM, daerah industri, semua kita petakan dan kita tentukan arahnya agar menghasilkan calon-calon pencari kerja yang terampil dan kompeten,” papar Septo.

Upaya menurunkan angka pengangguran juga dilakukan dengan melakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan agar lebih terbuka kepada pemerintah dalam pelaporan lowongan pekerjaan.

“Dari sosialisasi ini, para pencari kerja dapat memanfaatkan portal platform SIAPKerja milik Kementerian Ketenagakerjaan RI,” jelas Septo.(Nda)