oleh

Cara Sederhana Hindari Kurang Konsentrasi

Kabar6-Sulit konsentrasi sering dialami saat kita sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan, entah di rumah maupun di kantor. Survei di AS menyebutkan, 60 persen wanita berusia 33-65 tahun rutin mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, mengingat kata dan angka, sering lupa posisi barang di rumah, hingga lupa jadwal mereka.

Stres dan kurang tidur disebut sebagai penyebab utama, sehingga tak perlu dicemaskan. Namun jika gejala itu terjadi berulang-ulang dan makin parah, bisa saja Anda mengalami gangguan tiroid, stroke, anemia, diabetes, depresi hingga Alzheimer.

Bagaimana solusinya? Melansir Pesona, ada tiga cara sederhana yang dapat membantu menghindari kurang konsentrasi. Apa sajakah itu?

1. Konsumsi makanan pengasah otak
Banyak dokter menyarankan untuk menjalani diet menu Mediterania. Intinya, makanan Anda sebaiknya didominasi ikan laut, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun. Makanan ini bisa membantu Anda mengingat dan berkonsentrasi lebih baik.

Ikan salmon kaya vitamin B12 yang penting dalam pembentukan sel-sel saraf, serta asam lemak omega-3 yang meningkatkan kemampuan kognitif Anda. Antioksidan juga membantu kesehatan otak Anda.

2. Lebih banyak tidur
Waktu tidur mempengaruhi konsentrasi dan cara Anda memusatkan perhatian. Karena itu, cukup tidur dan tidur lelap sangat penting. Matikan gadget, lampu kamar, dan biarkan otak Anda ikut beristirahat. Sinar biru yang dilepaskan smartphone atau perangkat elektronik lain bisa merusak produksi hormon melatonin yang Anda butuhkan untuk tidur lelap.

3. Jangan berdiam diri
Aktif bergerak dan berolahraga membuat Anda tetap berpikir tajam. Olahraga meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, meningkatkan kualitas tidur, serta menurunkan risiko masalah kesehatan yang bisa bikin otak lemot.

Targetkan 150 menit kegiatan aerobik per minggu. Penelitian membuktikan, naik tangga dengan intensitas sedang selama 10 menit bisa meningkatkan ingatan, konsentrasi, serta kesigapan wanita. Dan hal ini lebih baik dari dosis 50 mg kafein. ** Baca juga: Menurut Ahli Gizi, Begini Menu Sarapan yang Sehat

Selamat mencoba.(ilj/bbs)

Berita Terbaru