Bupati Zaki: Pembentukan Bank Banten Jangan Dipaksakan

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.(yud)

Kabar6-Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, angkat bicara terkait rencana pembentukan Bank Banten, yang kini berujung ke persidangan akibat dugaan suap yang melibatkan jajaran Direksi PT Banten Global Development (BGD) dan anggota DPRD Banten.

Bupati Zaki mengemukakan, pembentukan Bank Banten yang digagas Gubernur Banten, Rano Karno tersebut, seharusnya tak perlu dilanjutkan.

Pasalnya, hasil analisa dan kajian para pakar keberadaan Bank Banten tersebut, banyak menimbulkan mudarat ketimbang manfaat untuk keberlangsungan pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat di Tanah Jawara ini.

“Sebaiknya, pembentukan Bank Banten jangan dipaksakan, karena manfaatnya sangat minim bagi daerah dan masyarakat,” ungkap Bupati Zaki, Kepada Kabar6.com, Selasa (22/3/2016).

Pembentukan sebuah Bank, kata Zaki, membutuhkan dana cukup besar, sebab penyertaan modalnya saja bisa mencapai sedikitnya Rp5 Triliun. Sedangkan, APBD Provinsi Banten saat ini, hanya sebesar Rp8 Triliunan. **Baca juga: Jadi Saksi, Rano Karno Inginkan Bank Banten Bisa Berdiri.

“Lalu, dana untuk penyertaan modal itu mau dibebankan ke siapa. Kalau kami enggak akan mau ikut dalam penyertaan modal Bank Banten. Mendingan kita depositokan ke Bank Jabar Banten aja yang sudah jelas ada keuntungannya,” ujarnya. **Baca juga: PT MMS Terapkan GTO dengan E-Money di Tol Tamer.

Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, tak perlu lagi berpikir untuk membentuk Bank Banten. Lebih baik, dana itu digunakan secara maksimal untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. **Baca juga: Lantik Lima Pengcabor, Bupati Tangerang Minta KONI Lebih Serius.

“Enggak usah gengsi lah. Emang gampang bikin Bank. Modalnya harus besar, infrastruktur dan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang bakal mengelola Bank itu juga harus benar- benar berkualitas. Itu pun kalau untung, kalau rugi siapa yang tanggungjawab atas uang kita,” tutur orang nomor satu di Kota Seribu Industri ini.(Tim K6)

**Baca juga: Pilgub Banten 2017, Aa “Merapat” ke Nasdem.