oleh

BPBD Tangsel Rancang Aplikasi Petabencana

Tanah longsor di Ciater, Kecamatan Serpong.(cep)

Kabar6-Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Chaerudin, mengaku akan meniru aplikasi petabencana.co milik BNPB untuk memantau situasi dan kondisi diwilayahnya ketika dilanda bencana.

Meski diakuinya, bencana di Tangsel tidak seperti yang terjadi di kota-kota lain, namun pemanfaatan aplikasi petabencana juga dibutuhkan untuk memudahkan banyak pihak.

“Sekarang semua serba online, upaya ini juga seiring dengan program Tangsel sebagai Smart City,” katanya, Sabtu (4/2/2017).

Manfaatnya, lanjut Chaerudin, akan terasa bukan saja bagi BPBD Kota Tangsel, sebagai garda terdepan penanggulangan bencana yang ada, tapi juga bagi kalangan seperti Dinas Kesehatan dalam pemberian logistik obat-obatan.

Bahkan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, juga bisa melakukan upaya pencegahan potensi bencana longsor, banjir dan lain sebagainya lewat aplikasi tersebut.

Diakui Chaerudin, bila saat ini Kota Tangsel masih aman dari kebencanaan besar, yang kerap terjadi adalah longsor dan banjir. Meski demikian, debit ketinggian air hanya berlangsung selama satu hingga dua jam menggenangi perumahan warga.

“Tidak seperti di kota Tangerang atau kabupaten yang sampai berlarut-larut. Makanya dengan aplikasi untuk kepentingan mendapat informasi real time dan akurat, inikan bagian dari efisiensi juga. Kita targetkan 2017 ini sudah ada aplikasi peta bencananya,” ujarnya.**Baca juga: 31 Anjal dan Preman Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang.

Meski Chaerudin belum mampu menjelaskan secara rinci terkait aplikasi petabencana dimaksud, namun pihaknya berjanji akan merampungkan aplikasi tersebut di tahun 2017 ini.**Baca juga: Megawati PeDe Jagoannya Menangi Pilgub Banten.

“Kontennya seperti apa, masih tahap pembahasan dan pengondokan lebih dalam juga oleh beberapa ahli. Ya ditargetkan tahun ini sudah bisa di Launching,” katanya.‎(yud)

Berita Terbaru