oleh

BP2T Tangsel Pastikan Dua Minimarket di Serpong Tak Berizin

Ilustrasi (bbs)

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) memastikan 2 minimarket yang berada di BSD Sektor 1 dan Rawabuntu, Kecamatan Serpong tak berizin.

Menurut Kepala BP2T Kota Tangsel Dadang Sofyan, pihaknya sampai saat ini belum menerbitkan izin dari kedua minimarket tersebut karena tidak memiliki rekomendasi Izin Usaha Toko Modern (IUTM) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selaku dinas teknis.

“Bagaimana mau kami keluarkan izinnya, kan rekom IUTM-nya saja tidak ada, jadi kami tidak dapat sembarangan kasih izin bila dapat memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku,” ucap mantan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangsel ini ketika ditemui Kabar6.com di
Serpong Utara, Selasa (24/5/2016).

Diketahui, Kepala Seksi (Kasie) Perdagangan Dalam Negeri, pada Disperindag Tangsel, Aminudin mengatakan, bila pihaknya telah melayangkan surat peringatan terhadap dua Alfamidi di kawasan Serpong itu, karena tidak memiliki rekomendasi Izin Usaha Toko Modern (IUTM) dari Disperindag setempat.

“Surat peringatan pertama dan kedua telah kami layangkan tetapi tidak juga diindahkan, makanya kami telah berkoordinasi kepada aparat penegak Peraturan Daerah (Perda), yaitu Satpol PP untuk segera membongkarnya karena tak miliki IUTM,” terang mantan Staf BP2T Kota Tangsel ini ketika ditemui Kabar6,com di kawasan Serpong, Senin (23/5/2016).

Pria yang akrab disapa Nunu ini mengungkapkan, pihaknya berharap minggu ini 2 bangunan minimarket liar tersebut segera dibongkar karena tidak ada itikad baik dari pengelola minimarket itu.

“Sekarang ranah bukan ada di kami dan kami tinggal menunggu tindakan tegas saja dari Satpol PP Kota Tangsel saja,” pungkas anak dari mantan Lurah Rawabuntu, Kecamatan Serpong ini. **Baca juga: Disperindag Tangsel Rekomendasikan Pembongkaran Minimarket di Serpong

Sementara, hingga berita ini disusun, kabar6.com masih belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, perusahaan yang menaungi dua minimarket tersebut.

Manager Public Relation PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Yulita R Arief, belum berhasil dihubungi. Telepon genggamnya dalam kondisi aktif namun tidak diangkat.(ard)

Berita Terbaru