oleh

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, Lebak Siaga Darurat Bencana

Kabar6-Kabupaten Lebak bersiaga menghadapi bencana alam yang berpotensi terjadi menyusul potensi cuaca ekstrem mulai tanggal 18 sampai 24 Januari 2021 yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG juga telah memprediksi puncak musim penghujan akan terjadi pada Januari-Februari 2021. Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hujan lebat disertai kilat dan gelombang tinggi.

“Dari tanggal 18 Januari hingga 20 Maret 2021, kami siaga darurat bencana alam karena potensi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor dan juga termasuk gempa bumi,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama kepada Kabar6.com, Minggu (24/1/2021).

Bencana hidrometeorologi di Kabupaten Lebak rawan terjadi di 22 kecamatan. Pada tahun 2020, Lebak dua kali dilanda banjir besar dan tanah longsor di awal dan akhir tahun.

“Dengan status siaga darurat bencana maka sistem operasi sudah dijalankan, rencana kontinjensi bencana. Siapa melakukan apa, personel, peralatan dan pendanaan seluruhnya sudah standby,” terang Febby saat dihubungi Kabar6.com, Minggu (24/1/2021).

Artinya ditegaskan Febby, dalam status siaga darurat selama 60 hari, seluruh personel yang terlibat dalam posisi siaga menghadapi potensi bencana.

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan akan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.**Baca juga: Juru Bicara Satgas Kabupaten Lebak Positif Covid-19, Dirawat di RSU Banten.

“Tidak perlu panik, tetapi waspada harus ditingkatkan serta selalu siap siaga menghadapi potensi terjadinya bencana,” imbuhnya.(Nda)

Berita Terbaru