BMKG Ciputat: Musim Kemarau 2018 Relatif Normal

kabar6.com
Salat istisqa atau minta hujan di Tangsel.(yud)

Kabar6-Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan, musim kemarau di wilayah Tangerang sudah terjadi sejak Mei dasarian III 2018. Meski demikian musim kemarau tahun ini diperkirakan relatif lebih normal.

“Tidak seperti pas musim kemarau tahun 2015,” ungkap Udin Nasiudin, staf Pelayanan Jasa Bidang Klimatologi lewat pesan WhatsApp yang diterima kabar6.com, Kamis (2/8/2018).

Ia jelaskan, pada musim kemarau 2015 silam cukup parah. Saat itu kondisi alam yang sedang kemarau dipengaruhi fenomena el-nino sehingga cenderung lebih ekstrim.

“(sangat kering), jadi diperkirakan tidak ada dampak yang signifikan untuk tahun ini,” jelas Udin.

BMKG mengimbau, memasuki musim kemarau ini agar petani lebih cermat dalam memilih tanaman. Pilih tanaman yang membutuh sedikit air.

Udin bilang, untuk sawah yang beririgasi masih bisa tanam padi. “Tapi untuk sawah tadah hujan harus mengganti jenis tanaman lain,” pesannya.(yud)