Bisnis Unik di Jepang, Penyedia Jasa Menangis

kabar6.com
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Ada banyak bisnis unik sekaligus nyeleneh di Jepang yang mampu meraup untung tak sedikit. Salah satu bisnis menjanjikan itu adalah penyedia jasa menangis. Ya, pengusaha bernama Hiroki Terai menjadikan hal tersebut sebagai peluang bisnis.

Ia adalah pendiri perusahaan yang menyediakan jasa menangis. Melansir nationalgeographic, Terai dan timnya mengajak orang lain untuk meluapkan tangisannya dan menyediakan pria tampan untuk menghapus air mata mereka. Bisnis yang dikenal dengan rui-katsu (pencari air mata) ini populer di kalangan wanita yang ingin meredakan tingkat stresnya.

Dalam film pendek Crying with the Handsome Man, Darryl Thoms, pembuat film ini, mengeksplor keunikan dan mencari tahu mengapa Terai yakin bisnisnya ini bisa mendekatkan banyak orang. Suatu hari, Thoms membaca sebuah artikel tentang perusahaan yang mengirim pria-pria tampan untuk menghapus air mata wanita Jepang. Mereka dikenal dengan Ikemeso Takkyubin atau Pengantar Tangisan.

Thoms pun menemui pemilik perusahaan tersebut. Terai memberikan izin kepada Thoms untuk merekam salah satu sesi terapi menangisnya, yang dipimpin oleh pria tampan bernama Ryeui-san.

“Ryeui merupakan seorang penyanyi dan pemain samisen (alat musik tradisional Jepang) yang sangat tampan. Ia juga telah mempelajari efek penyembuhan dari menangis,” kata Thoms.

Sementara itu menurut poling yang dilakukan oleh International Study on Adult Crying, orang-orang Jepang adalah yang paling jarang menangis dibandingkan penduduk dari 37 negara lain.

Ketika ditanya apa alasannya mendirikan bisnis jasa tersebut, Terai mengatakan bahwa ia melihat adanya kebutuhan konseling pasangan Jepang yang baru saja mengalami perceraian. Salah satu cara mengatasi kesedihannya adalah dengan air mata.

Dalam kasus perceraian, Terai menemukan fakta bahwa wanitalah yang memutuskan untuk berpisah. Kebanyakan pria Jepang bekerja lebih dari 14 jam sehari, juga pada akhir pekan. Masa ‘berkabung’ mereka dihabiskan dengan bermain golf atau tidur sepanjang hari untuk memulihkan fisik sebelum menyambut minggu kerja selanjutnya. Karena itulah jasa menangis awalnya ditujukan untuk wanita bercerai yang sedang terluka.

“Ada kegembiraan yang muncul setelah meluapkan tangisan. Sebagai penulis, Terai sudah melakukan riset mengenai manfaat menangis. Ia lalu mengembangkan teknik agar orang-orang bisa mengekspresikan tangisannya. Terai akhirnya mendirikan bisnisnya pada 2015,” urai Thoms.

Menurut Thoms, tanda kelegaan tersebut benar-benar terpancar dari wajah para wanita Jepang setelah menyelesaikan sesi menangis mereka. “Rasa senangnya sangat terasa. Mereka semua tersenyum, terlihat antusias, dan tampak santai, bahkan cukup cerewet setelahnya.” ** Baca juga: Seorang Diri Pendaki Asal Rusia Terdampar pada Ketinggian 6.300 Meter di Gunung Latok

Sementara itu Ryeui-san juga menyebutkan bagaimana ia bisa merasakan perubahan pada orang yang dibantu menangis. Menurut Ryeui-san, perasaan mereka menjadi lebih baik, persis seperti perasaan penonton setelah mendengarkan pertunjukkan live music. ** Baca juga: Europixpro Door, Produk Anak Negeri Berkualitas Dunia

Bisnis yang kreatif.(ilj/bbs)