oleh

BIN Posda Kota Tangerang Masifkan Vaksinasi

Kabar6-Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya terkendali, bahkan mulai masuk ke wilayah Indonesia adalah varian virus Omicron yang dinilai lebih masif dan mudah persebaran serta penularannya. Hal ini perlu dihadapi dengan serius agar tidak menimbulkan gelombang ketiga sehingga mengancam kehidupan nasional.

Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang terus melakukan intensifikasi vaksinasi anak usia 6-11 tahun di sejumlah wilayah Kota Tangerang, Banten.

Vaksinasi ini bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan dari penularan Covid-19 di Indonesia yang masih rentan, dikarenakan anak umur 6-11 Tahun memang sangat rentan terpapar.

**Baca Juga: Pengamat : Warga Tangerang Utara Harus Merdeka di Tanahnya Sendiri

Posda Kota Tangerang, Michael J. Simanjuntak mengatakan, masuknya varian virus omicron menjadi atensi dan harus diantisipasi agar tidak menghantam kehidupan ekonomi sehingga ekonomi nasional bisa segera bangkit dan pulih kembali.

“Masyarakat tidak perlu panik dan takut dengan varian omicron. Dengan divaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 dengan varian apapun bisa kita hadapi. Terkait Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah berlangsung dan saat ini siswa memasuki libur vaksinasi ini untuk melindungi anak-anak,” ujar Michael, Rabu (26/1/2022).

Ia mengatakan pada Selasa (25/1/2022) Pos Daerah Binda Banten melaksanakan di beberapa lokasi diantaranya di Kecamatan Pinang yaitu di SDN Pinang 7 dengan sasaran 870 siswa, selain itu vaksinasi dilakukan juga di Kecamatan Cipondoh yaitu di MI Ta’lim Mubtadi 2 dengan sasaran 802 siswa, dan di MI An-Nuriyah sebanyak 725 siswa. Sehingga jumlah keseluruhan yang tervaksin sebanyak 2.397 siswa.

Setelah itu, pada Rabu (26/1/2022) kembali menggencarkan vaksinasi tersebut. Pertama, SDN Sewon Kebon 1 Neglasari terdapat 1.180 sasaran yang berhasil divaksin. Lanjutnya, Puskesmas Ketapang sebanyak 1.100 orang. (Oke)

Berita Terbaru